Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 23 Sep 2025 16:36 WITA

Antisipasi Darurat Sampah, Kukar Siapkan TPA Baru di Tiga Klaster


Tumpukan sampah di area terbuka Kukar menjadi sorotan DLHK, yang mengimbau warga agar disiplin membuang sampah sesuai aturan Perbup. (Kontributor Okeborneo.com) Perbesar

Tumpukan sampah di area terbuka Kukar menjadi sorotan DLHK, yang mengimbau warga agar disiplin membuang sampah sesuai aturan Perbup. (Kontributor Okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA– Persoalan sampah kerap datang seperti bom waktu: menumpuk, mendesak, dan berpotensi menjadi darurat jika tidak segera ditangani. Di Kutai Kartanegara (Kukar), situasi ini mulai terasa, terutama karena TPA Bekotok di Tenggarong sudah berusia lebih dari tiga dekade. Untuk itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar menyiapkan langkah antisipatif berupa pembangunan tiga Tempat Pembuangan Akhir (TPA) baru yang ditargetkan rampung pada 2026.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menjelaskan rencana ini disusun untuk memperkuat layanan persampahan di tiga klaster wilayah. “Salah satunya di Tenggarong Seberang yang akan menjadi klaster untuk menampung sampah dari Muara Kaman, Tenggarong, dan sekitarnya. Selain itu, akan dibangun TPA di Marangkayu yang melayani klaster Marangkayu, Muara Badak, dan Anggana,” katanya, Selasa (23/9/2025).

Selain dua lokasi baru itu, perhatian juga diarahkan pada TPA Bekotok di Tenggarong yang kini sudah beroperasi selama 32 tahun. Menurut Irawan, TPA tersebut harus segera dioptimalkan. Jika kondisinya sudah tidak memungkinkan, maka opsi pemindahan menjadi keharusan agar tidak menimbulkan krisis. “Paling lama satu tahun ke depan, jika belum dilakukan langkah nyata, dikhawatirkan akan terjadi darurat sampah,” tegasnya.

Untuk rencana pemindahan TPA Bekotok, pemerintah telah menyiapkan beberapa opsi lokasi. Sejumlah kajian kelayakan sudah dilakukan untuk memastikan lokasi pengganti sesuai standar teknis dan ramah lingkungan. Irawan menyebut hal ini sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memastikan sistem persampahan di Kukar tidak sampai pada titik kritis.

Dengan pembangunan tiga TPA baru dan langkah antisipatif terhadap Bekotok, DLHK berharap sistem persampahan di Kukar dapat lebih kokoh menghadapi lonjakan volume sampah akibat pertumbuhan penduduk dan meningkatnya aktivitas ekonomi. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Lestarikan Tradisi Beseprah

24 September 2026 - 15:03 WITA

Beseprah Erau 2026, Bupati Kukar Ingin Tradisi Makan Bersama Lebih Dekat dengan Rakyat

24 September 2026 - 12:14 WITA

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Diberi Gelar Pangeran Kelana Panji Wira oleh Kesultanan Kutai

24 September 2026 - 10:45 WITA

Aulia Dukung Pengalihan PPPK Paruh Waktu, Soroti Kepastian Anggaran Gaji

23 September 2026 - 21:38 WITA

Utang Rp820 Miliar ke Bankaltimtara Lunas, Pemkab Kukar Fokus Penataan Administrasi

23 September 2026 - 21:12 WITA

Target Kunjungan Erau 2026 Naik 100 Persen, Dispar Kukar Andalkan Ragam Agenda

23 September 2026 - 17:55 WITA

Trending di Advertorial