Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 23 Sep 2025 16:29 WITA

Armada Sampah di Kukar Cukup, DLHK Dorong Efisiensi dan Penguatan SDM


 Truk pengangkut sampah di Tenggarong saat melayani TPS, mencerminkan pentingnya layanan persampahan yang terkelola baik. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Truk pengangkut sampah di Tenggarong saat melayani TPS, mencerminkan pentingnya layanan persampahan yang terkelola baik. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA– Persoalan sampah bukan hanya tentang berapa banyak armada yang tersedia di jalanan, melainkan bagaimana sistem di baliknya mampu berjalan konsisten. Setelah sempat terpuruk dengan keterbatasan kendaraan dan pengelolaan, kini kondisi di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menunjukkan perbaikan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) menegaskan bahwa tantangan utama bukan lagi soal jumlah kendaraan, melainkan kesiapan layanan, personel, serta tata kelola yang terencana.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLHK Kukar, Irawan, menyebut kebutuhan armada pengangkut sampah saat ini relatif mencukupi untuk melayani 20 kecamatan. Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada kualitas operasional di lapangan. “Kalau dihitung-hitung sebenarnya sangat mencukupi. Tinggal bagaimana menyiapkan layanan, menyiapkan personel, manajemen, dan dukungan operasional lainnya,” jelasnya di Tenggarong, Selasa (23/9/2025).

Menurut Irawan, situasi persampahan di Kukar kini lebih stabil dibandingkan satu setengah tahun lalu. Pada masa itu, keterbatasan armada dan lemahnya sistem pengelolaan membuat sampah kerap menumpuk di TPS bahkan terbawa hingga ke TPA tanpa proses yang memadai. Kini, perbaikan dilakukan secara bertahap, baik dari sisi jumlah kendaraan, pola manajemen, maupun peningkatan sumber daya manusia. “Dulu kondisinya masih banyak kekurangan, sehingga ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Itu akan terus dilakukan secara bertahap,” ujarnya.

DLHK Kukar, lanjutnya, berkomitmen melanjutkan langkah reformasi pengelolaan sampah agar lebih efisien dan terintegrasi. Fokus perbaikan tidak hanya pada optimalisasi armada, tetapi juga memastikan seluruh elemen pendukung bekerja selaras: mulai dari pengemudi, petugas lapangan, manajerial, hingga sistem pendanaan dan perawatan kendaraan. “Persoalan sampah bukan hanya soal kendaraan, tapi juga bagaimana seluruh elemen pendukungnya bekerja efektif. Itu yang sekarang kami dorong,” tutupnya. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Brida Kukar Tekankan Kelengkapan Dokumen Inovasi OPD, Jadi Penentu Penilaian Indeks Daerah

24 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Dorong Kemandirian Ekonomi, Pemkab Kukar Minta Hak Konsesi Pertambangan dan Alokasi Gas ke Pusat

24 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Tingkatkan Perekonomian Daerah, Pemkab Kukar Bawa TPID Raih Juara Kalimantan 4 Tahun Beruntun dan Gulirkan Kredit Kukar Idaman

24 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Karhutla di Kukar, Aulia Koordinasi dengan BNPB Minta Bantuan Helikopter

23 Oktober 2026 - 20:55 WITA

Aulia Rahman Basri Tegaskan Gerakan Etam Mengaji Berlanjut, Kukar Bidik Juara Umum MTQ Kaltim

23 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Pejabat Administrator dan Pengawas Kukar Dilantik, Diminta Perkuat Kinerja dan Inovasi

23 Oktober 2026 - 20:50 WITA

Trending di Advertorial