Menu

Mode Gelap

Advertorial · 27 Sep 2025 14:57 WITA

Bank Sampah Al Hidayah Maluhu Terima Bantuan Motor Roda Tiga, Harap Ada Dukungan Tungku Paving Block


Bantuan kendaraan roda tiga Viar yang diterima Bank Sampah Al Hidayah Maluhu untuk menunjang operasional pengangkutan sampah warga (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Bantuan kendaraan roda tiga Viar yang diterima Bank Sampah Al Hidayah Maluhu untuk menunjang operasional pengangkutan sampah warga (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dukungan pemerintah daerah terhadap gerakan masyarakat di bidang lingkungan terus berdampak nyata. Salah satunya dialami Bank Sampah Al Hidayah di Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, yang baru-baru ini menerima bantuan kendaraan roda tiga untuk menunjang operasional.

Ketua Bank Sampah Al Hidayah, Sugiarto, mengaku terbantu dengan fasilitas tersebut. “Alhamdulillah, ada dukungan. Waktu itu saya diundang safari subuh bersama Bupati dan Sekda di DLHK, lalu mendapat bantuan motor roda tiga. Ini sangat membantu kami dalam operasional sehari-hari,” ujarnya, Sabtu (27/9/2025).

Bantuan kendaraan itu kini digunakan untuk menjemput sampah dari rumah-rumah warga. Sebelumnya, aktivitas pengangkutan hanya mengandalkan gerobak dorong sederhana yang terbatas kapasitasnya. Dengan armada baru, mobilitas pengumpulan sampah menjadi lebih efisien dan cakupan layanan ke masyarakat semakin luas.

Meski demikian, Sugiarto berharap masih ada dukungan tambahan dari pemerintah. Menurutnya, keberadaan tungku khusus untuk produksi paving block sangat dibutuhkan agar sampah anorganik bisa diolah lebih maksimal. “Kalau ada tungku untuk pembuatan paving block, sampah yang terkumpul bisa diolah lebih lanjut. Jadi tidak hanya sebatas menyalurkan ke pengepul, tetapi ada nilai tambah yang bisa kembali ke masyarakat,” katanya.

Bank Sampah Al Hidayah sendiri terus berinovasi dalam mengelola sampah. Selain mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi, mereka juga aktif mendorong ide-ide kreatif agar limbah bisa menjadi produk bernilai ekonomi. Sugiarto menilai, dukungan pemerintah, baik dalam bentuk sarana maupun pelatihan, menjadi kunci untuk menjaga semangat warga.

“Kalau ada fasilitas tambahan, masyarakat akan semakin terdorong. Dukungan ini bukan hanya soal alat, tapi juga semangat agar gerakan bank sampah terus berkembang,” pungkasnya. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dibuka Hari Ini, Erau Adat Kutai 2026 Usung Tema “Raja Menjamu Rakyatnya”

20 September 2026 - 14:55 WITA

PKU Muhammadiyah Kukar Mulai Dibangun, Tahap Awal Fokus Satu Lantai

19 September 2026 - 16:03 WITA

Pembukaan Erau 2026 Tetap Digelar, Pemkab Kukar Antisipasi Dampak Asap

19 September 2026 - 16:01 WITA

Pelantikan 58 Pejabat Kukar Dipercepat, Camat Diminta Gerak Cepat Tangani Karhutla dan Krisis Air

18 September 2026 - 19:39 WITA

Wujud Solidaritas Karhutla Eros Basketball Community Gelar Aksi Sosial di Simpang 4 Lembuswana

18 September 2026 - 19:02 WITA

Kabut Asap Makin Pekat, ISPU Tenggarong Tembus 210,5, Warga Mulai Keluhkan Gangguan Pernapasan

18 September 2026 - 15:09 WITA

Trending di Home