Menu ✖

Mode Gelap

DLHK Kutai Kartanegara · 18 Sep 2025 16:59 WITA

Bank Sampah Rotok Etam Fokus Edukasi, Libatkan 15 Anggota dari 3 RT di Loa Ipuh


Pengurus Bank Sampah Rotok Etam tengah memilah sampah plastik hasil setoran warga RT 18 Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong. (Angga/Okeborneo.com) Perbesar

Pengurus Bank Sampah Rotok Etam tengah memilah sampah plastik hasil setoran warga RT 18 Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong. (Angga/Okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Sejak berdiri pada Maret 2025, Bank Sampah Rotok Etam di RT 18 Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong, sudah menjadi ruang belajar bersama soal pentingnya kebersihan lingkungan. Meski dikelola secara sederhana, para pengurus aktif turun ke lapangan memberikan edukasi kepada warga agar terbiasa memilah sampah sejak dari rumah.

Ketua Badan Pengelola Bank Sampah Rotok Etam, Fauzi Ramadhan Pikri, menyebut edukasi menjadi fokus utama dalam pergerakan mereka. “Kami terus lakukan edukasi kepada masyarakat untuk bisa membuang sampah pada tempatnya. Tapi ya memang selain edukasi juga perlu disadari kurangnya wadah untuk membuang sampah mengingat saat ini kawasan kami di Mangkuraja 1 cukup luas,” jelasnya, Kamis (18/9/2025).

Keterbatasan sarana tempat sampah menjadi tantangan utama. Namun hal itu tak menyurutkan semangat anggota bank sampah untuk terus mengajak masyarakat sadar lingkungan. Sistem pemilahan sampah pun mulai dibiasakan, sehingga warga dapat memilah organik, plastik, dan non-organik sebelum dijemput tim pengelola.

Saat ini, Bank Sampah Rotok Etam memiliki sekitar 15 anggota aktif. Mereka berasal dari gabungan tiga RT, yakni RT 18, RT 60, dan RT 19. Para anggota ini bekerja secara gotong royong, mulai dari melakukan sosialisasi, menjemput sampah, hingga mencatat tabungan sampah yang disetorkan warga.

Walau jumlah anggota masih terbatas, manfaatnya sudah dirasakan masyarakat. Kebersihan lingkungan lebih terjaga, sementara sampah bernilai ekonomi berhasil diubah menjadi tabungan. Dukungan warga pun menjadi modal penting agar kegiatan ini terus berjalan.

Fauzi optimistis program yang mereka jalankan bisa berkembang lebih besar jika mendapat dukungan tambahan. “Kalau ada tambahan fasilitas dan wadah sampah, kami optimis Bank Sampah Rotok Etam bisa menjangkau lebih banyak warga,” pungkasnya. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 70 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ganggu Warga, 13 Tempat Hiburan di Kota Bangun Dipantau Satpol PP

7 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Disdamkarmatan Sebut Danau Aji Kawasan Risiko Kebakaran Tertinggi di Tenggarong

7 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Disdamkarmatan Kukar Dorong Hidran Kering Masuk Permukiman untuk Percepat Penanganan Kebakaran

7 Oktober 2026 - 13:55 WITA

Tekan Dampak PHK, Pemkab Kukar Dorong Peningkatan Kompetensi Pencari Kerja

6 Oktober 2026 - 22:25 WITA

Kebakaran 75 Bangunan, DPRD Kukar Dorong Jaringan Hidran di Permukiman Padat

6 Oktober 2026 - 16:56 WITA

DPRD Kukar Evaluasi Fasilitas Pencegahan Kebakaran Usai 75 Bangunan Terbakar

6 Oktober 2026 - 16:54 WITA

Trending di Advertorial