Menu

Mode Gelap

Advertorial · 22 Sep 2025 17:17 WITA

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri Ajak KTNA Jadi Mitra Strategis Pembangunan


Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menekankan pentingnya peran Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Pesan itu ia sampaikan saat menutup rangkaian kegiatan KTNA Nasional di Tenggarong, Selasa, 22 September 2025.

Menurut Aulia, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri dalam upaya mewujudkan swasembada pangan. KTNA, dengan basis petani yang menjadi garda terdepan, memiliki peran vital dalam menjaga ketahanan pangan Kukar yang selama ini dikenal sebagai lumbung padi Kalimantan Timur.

“Pesan kami kepada KTNA Kukar agar tetap menjadi mitra strategis pemerintah dalam proses pembangunan. Pemkab tidak bisa bekerja sendiri, dan insyaallah kita selalu bersama-sama dengan petani untuk mewujudkan swasembada pangan di Kukar,” kata Aulia.

Beberapa tahun terakhir, Pemkab Kukar intensif mendorong program ketahanan pangan dengan memperkuat sektor pertanian. Langkah yang ditempuh antara lain pembangunan demplot, penyediaan benih unggul, hingga pemanfaatan teknologi modern. Upaya tersebut diharapkan meningkatkan produktivitas petani sekaligus memperkokoh ketahanan pangan daerah.

Aulia menilai KTNA Kukar telah menunjukkan kontribusi nyata melalui pendampingan langsung di lapangan. Kolaborasi yang terjalin antara petani, pemerintah daerah, dan pihak swasta disebutnya sebagai faktor penting keberhasilan pertanian Kukar.

“Sinergi itu yang harus kita rawat, karena swasembada pangan bukan sekadar target, melainkan kebutuhan nyata masyarakat,” ujarnya menegaskan.

Bupati optimistis Kukar dapat mempertahankan posisinya sebagai salah satu daerah penghasil pangan terbesar di Kalimantan Timur. Ia juga berharap KTNA terus menjaga soliditas organisasi sekaligus mampu beradaptasi dengan tantangan pertanian modern yang semakin kompleks. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PHK Tanpa Gaji dan Pesangon, Ratusan Pekerja Tambang di Kukar Diduga Jadi Korban

14 April 2026 - 17:53 WITA

4.647 Peserta PBI Dialihkan ke Kabupaten, Kukar Pertanyakan Kebijakan Pemprov

14 April 2026 - 15:01 WITA

PBI Kukar

Tanpa Naik Harga, Tempe di Tenggarong Diam-Diam Mengecil

13 April 2026 - 20:14 WITA

harga tempe

Isu “Duel” di Politik Kukar, PDIP: Kami Pilih Berlomba Layani Masyarakat

13 April 2026 - 17:10 WITA

PDIP Kukar

Peta Politik Kukar Berpotensi Berubah, Bawaslu dan Parpol Mulai Bahas Pemilu 2029

11 April 2026 - 17:09 WITA

peta politik kukar

Bajaj Online di Tenggarong Belum Berizin, Pemkab Minta Jangan Narik Penumpang Dulu

10 April 2026 - 19:20 WITA

bajaj online tenggarong
Trending di Ekonomi