okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA-Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menghadiri acara syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Bankaltimtara yang digelar di Kantor Cabang Tenggarong pada Rabu (15/10/2025). Peringatan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan daerah yang selama ini berperan aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi di wilayah Kukar.
Dalam sambutannya, Bupati Aulia menegaskan bahwa Bankaltimtara memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat. Ia berharap agar sinergi yang selama ini terjalin dapat terus diperkuat melalui program-program yang sejalan dengan visi pembangunan Kukar.
“Pemerintah Kabupaten Kukar bukan sekadar pemegang saham, tetapi juga mitra yang memiliki kepentingan bersama untuk membangun ekonomi daerah. Kami ingin Bankaltimtara terus hadir membantu sektor produktif, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah,” ujar Aulia.
Bupati juga menyoroti keberhasilan program Kredit Kukar Idaman yang diinisiasi bersama Bankaltimtara. Program tersebut telah berhasil menyalurkan pembiayaan hingga mencapai Rp36 miliar dengan tingkat kredit macet (NPL) di bawah tiga persen. Menurutnya, capaian ini membuktikan bahwa masyarakat memiliki kepercayaan tinggi terhadap program keuangan daerah tersebut.
“Program Kredit Kukar Idaman terbukti efektif membantu masyarakat kecil, terutama petani, nelayan, dan pelaku UMKM. Kami melihat potensi besar untuk meningkatkan skala usaha mereka,” tambahnya.
Melihat keberhasilan itu, Bupati Aulia mengungkapkan bahwa Pemkab Kukar berencana menaikkan plafon pembiayaan dari sebelumnya maksimal Rp50 juta menjadi hingga Rp500 juta. Kebijakan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dan memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi masyarakat.
“Kami ingin program ini tidak hanya membantu kebutuhan modal kecil, tetapi juga menjadi jembatan bagi masyarakat untuk naik kelas dan mengembangkan usaha mereka ke level yang lebih tinggi,” terangnya.
Meski demikian, Bupati menegaskan bahwa peningkatan plafon pembiayaan akan tetap diikuti dengan mekanisme pengawasan yang ketat agar dana yang disalurkan tepat sasaran dan terhindar dari risiko kredit bermasalah. Ia berharap Bankaltimtara terus berinovasi dalam layanan perbankan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat Kukar.
“Kami ingin sinergi ini terus berjalan dalam kerangka pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat kecil,” tutupnya.(adv/prokomkukar/atr)








