Menu

Mode Gelap

Advertorial · 24 Sep 2025 16:27 WITA

Data Produksi dan Iklim Terintegrasi, Distanak Kukar Tegaskan Pentingnya Akurasi Kebijakan Pangan


Plt Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distanak Kukar, Taufik, memaparkan sistem pelaporan terintegrasi untuk pemantauan data pertanian dan curah hujan. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Plt Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Distanak Kukar, Taufik, memaparkan sistem pelaporan terintegrasi untuk pemantauan data pertanian dan curah hujan. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Di era ketidakpastian iklim, data menjadi senjata penting bagi pemerintah daerah untuk menjaga ketahanan pangan. Itulah yang kini dilakukan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) dengan memperkuat sistem pemantauan berbasis laporan curah hujan dan produksi pertanian yang dikirimkan secara rutin dari lapangan.

Plt Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distanak Kukar, Taufik, menjelaskan laporan curah hujan tidak hanya mengandalkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Petugas pencatat di lapangan juga dilengkapi alat bantu sederhana untuk mengukur dan melaporkan curah hujan secara bulanan. “Kawan-kawan di lapangan mengirimkan laporan curah hujan setiap bulan dari kecamatan ke kabupaten, kemudian kami lakukan rekap,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Selain itu, data produksi pertanian dikumpulkan secara sistematis melalui aplikasi terintegrasi. Informasi mengenai luas tanam dan panen dicatat secara online oleh petugas lapangan, kemudian direkap dan dimasukkan ke sistem. “Misalnya untuk cabai, ada aplikasi Si Pedas yang terkoneksi langsung dengan Dinas Pertanian Provinsi dan juga Badan Pusat Statistik (BPS). Sedangkan untuk padi, laporan luas tambah tanam kami pantau melalui sistem harian, mingguan, hingga bulanan,” terang Taufik.

Melalui integrasi data ini, Distanak Kukar dapat membaca pola produksi sekaligus mengantisipasi dampak perubahan iklim yang kian terasa. Pemantauan yang akurat diharapkan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan strategis, mulai dari distribusi bantuan benih hingga langkah intervensi untuk menstabilkan harga komoditas.

“Dengan data yang selalu diperbarui, kebijakan bisa lebih tepat sasaran. Kami ingin memastikan bahwa ketahanan pangan Kukar tetap terjaga meski menghadapi tantangan iklim dan fluktuasi produksi,” tegas Taufik. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

DPRD Kukar Dorong Penelusuran Alur Dana Honor Guru Non-ASN hingga BPKAD

11 September 2026 - 12:18 WITA

Honor Guru Non-ASN Kukar Tertunda Tiga Bulan, Disdikbud Minta Sekolah Segera Validasi Data

10 September 2026 - 15:22 WITA

Beseprah Kukar Resmi Jadi WBTB, Tradisi Kesetaraan Didorong Tetap Lestari

10 September 2026 - 15:05 WITA

Distanak Kukar Ungkap Alasan Benih Padi Ditebar Langsung di Danau Semayang

9 September 2026 - 17:33 WITA

Sidang Kasus Etomidate Mantan Kasat Narkoba Kukar, Jaksa Hadirkan Tiga Saksi

9 September 2026 - 15:58 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru