Menu

Mode Gelap

Pemkab Kutai Kartanegara · 14 Apr 2023 15:30 WIB

Desa Wisata Pela Jadi Perwakilan Kabupaten Kukar Untuk Ikuti Ajang Kalpataru Tingkat Provinsi


 DLHK Kukar saat mengunjungi Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun. (Istimewa) Perbesar

DLHK Kukar saat mengunjungi Desa Pela, Kecamatan Kota Bangun. (Istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Setelah menerima Kalpataru untuk tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) , Desa Wisata, Kecamatan Kota Bangun. Akan kembali diikutsertakan ke ajang penghargaan Kalpataru tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2023.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela, Alimin. Ditambah dengan adanya kunjungan dari tim verifikasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar yang akan mengikutkan sebagai perwakilan Kabupaten Kukar.

Adapun kategori yang didaftarkan kali ini tentang penyelamatan lingkungan, pengawasan ilegal fishing, konservasi pesut mahakam, desa ramah lingkungan dan penanaman pohon. Dan semua kategori itu sudah dijalankan oleh pemerintah Desa melalui Pokdarwis Pela sehingga ditetapkan sebagai peraih penghargaan Kalpataru tahun 2022.

“Semua kategori itu sudah kita laksanakan dan terdokumentasi dengan baik. Penilaiannya itu pun dilakukan lebih oleh DLHK Kukar, ” ujar Alimin, Jumat (14/4/2023).

Dijelaskan Alimin, dari tahun 2018 pengawasan ilegal fishing itu sudah dikerjakan dan dilakukan. Termasuk dengan larangan membuang sampah di sungai. Tujuan dilarangnya tersebut untuk menghindari pencemaran lingkungan di sekitar Sungai Mahakam sekaligus menjaga konservasi habitat pesut mahakam.

“Peraturan Desa (Perdes) tentang lingkungan yang dikeluarkan langsung oleh kepala desa, baik itu ilegal fishing, penanaman pohon dan konservasi pesut atau pelindung pesut,” ujarnya.

Oleh karena itu, berbagai dokumen untuk mengikuti penghargaan Kalpataru semua sudah diserahkan ke DLHK Kukar. Apabila nanti ada yang salah dan harus diperbaiki, maka akan segera diinformasikan untuk segera dibenahi.

“Insyaallah sudah lengkap (dokumennya), terlampir juga peraturan desa tentang lingkungan,” sambungnya.

Diketahui, penghargaan Kalpataru merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari pemerintah kepada individu atau kelompok masyarakat berjasa dalam melindungi dan menyelamatkan lingkungan hidup. “Kalau kita lolos di Kalpataru Provinsi, nanti kita lanjut ke Nasional,” pungkas Alimin. (adv/diskominfo/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tak Ambil Pusing Pencalonannya di Pilkada 2024, Edi Damansyah Fokus Sejahterakan Rakyat

19 Mei 2024 - 16:10 WIB

Penasihat DWP Kementerian Kelautan dan Perikanan Lakukan Kunjungan ke Musium Mulawarman

27 April 2024 - 14:25 WIB

Tingkatkan Usaha Pelaku UMKM, Rendi Solihin Ajak Masyarakat Manfaatkan Kredit Kukar Idaman

24 Januari 2024 - 13:30 WIB

Rendi Solihin Pastikan Beasiswa Kukar Idaman Kembali Dibuka di 2024

23 Januari 2024 - 20:22 WIB

Rendi Solihin Serahkan Bantuan Bus Sekolah ke Kecamatan Muara Jawa

20 Januari 2024 - 16:47 WIB

PAD Tahun 2023 Lepas Target, Bupati Kukar Akan Lakukan Evaluasi

3 Januari 2024 - 19:02 WIB

Trending di Home