Menu

Mode Gelap

Advertorial · 1 Nov 2025 14:30 WITA

Dispora Kukar Kembangkan Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri untuk Tekan Kemiskinan


Infografis: Ozzy/Okeborneo.com Perbesar

Infografis: Ozzy/Okeborneo.com

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang mandiri dan berdaya saing. Melalui Klinik Wirausaha Pemuda Mandiri (WPM), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar kini menjadikan program tersebut sebagai salah satu pilar utama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kepemudaan.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menyampaikan bahwa Klinik WPM saat ini telah menjadi program unggulan daerah yang tidak hanya berfokus pada pelatihan keterampilan, tetapi juga diarahkan untuk mendukung visi besar pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan melalui pemberdayaan pemuda.

“Program ini menjadi salah satu sektor penting yang berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pemuda harus menjadi bagian dari solusi ekonomi daerah,” ujarnya, Sabtu (1/11/2025).

Aji menjelaskan, sejak pertama kali digagas pada tahun 2022, Klinik WPM telah menjadi wadah pembelajaran dan pendampingan bagi para pemuda yang ingin mengembangkan potensi kewirausahaan. Program ini memberikan pelatihan praktis seperti manajemen keuangan, strategi bisnis, digital marketing, serta penguatan jejaring usaha mikro berbasis komunitas.

“Setiap tahun kami terus memperluas jangkauan programnya. Tahun ini kegiatan pelatihan tetap berjalan, dan tahun depan kami rencanakan untuk meningkatkan skala dampaknya agar lebih banyak pemuda yang terbantu,” tambahnya.

Klinik WPM juga menjadi sarana kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas kreatif lokal. Melalui sinergi ini, diharapkan muncul wirausahawan muda yang tidak hanya mampu mandiri secara ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru di wilayahnya masing-masing.

Menurut Aji, meningkatnya jumlah peserta setiap tahun menunjukkan bahwa program ini mendapat sambutan positif di kalangan pemuda Kukar. Hal ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan berbasis keterampilan dan inovasi mampu menjadi jalan keluar nyata dalam memperkuat perekonomian daerah.

“Pemuda Kukar punya semangat besar. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, mereka bisa menjadi penggerak utama ekonomi lokal,” tegasnya.

Dispora Kukar berencana menjadikan Klinik WPM sebagai model pembinaan kepemudaan berkelanjutan yang adaptif terhadap perubahan zaman, terutama di era digital dan ekonomi kreatif. (adv/prokomkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar

Petani Sangasanga Tak Lagi Jual Murah, Koperasi Baru Disiapkan Jadi Gudang Distribusi

16 April 2026 - 13:55 WITA

koperasi sangasanga

Dibayar Rp800 Ribu, Kurir Sabu 1,5 Kg di Kukar Terancam Seumur Hidup

15 April 2026 - 17:07 WITA

sabu kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

PHK Tanpa Gaji dan Pesangon, Ratusan Pekerja Tambang di Kukar Diduga Jadi Korban

14 April 2026 - 17:53 WITA

4.647 Peserta PBI Dialihkan ke Kabupaten, Kukar Pertanyakan Kebijakan Pemprov

14 April 2026 - 15:01 WITA

PBI Kukar
Trending di Pos-pos Terbaru