okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Distransnaker) Kukar bekerja sama dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kukar mengadakan pelatihan tata rias di Kelurahan Jahab. Program ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, dengan 30% di antaranya berasal dari keluarga yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Kepala Bidang Perencanaan dan Penempatan Tenaga Kerja Distransnaker Kukar, Syarifah Rosita, menjelaskan bahwa keterlibatan peserta dari DTKS merupakan upaya memberdayakan keluarga pra-sejahtera agar memiliki keterampilan yang dapat meningkatkan taraf hidup mereka.
“Kami ingin memastikan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga membuka peluang usaha yang dapat membantu perekonomian mereka,” ungkap Syarifah.
Pelatihan yang berlangsung selama beberapa hari ini mencakup berbagai materi, seperti teknik tata rias dasar dan pengelolaan usaha kecil. Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk membuka usaha mandiri atau bekerja secara profesional di industri tata rias.
Syarifah juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan organisasi lokal dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kukar.
“Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap dapat menciptakan lapangan kerja baru sekaligus memberdayakan masyarakat, terutama perempuan, agar lebih mandiri dan berdaya saing dalam bidang ekonomi,” tambahnya.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat lokal. Selain meningkatkan keterampilan individu, kegiatan ini juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan masyarakat.
“Kami optimis, dengan pelatihan seperti ini, masyarakat dapat berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian lokal sekaligus memperbaiki kualitas hidup mereka,” tutup Syarifah.(adv/distransnakerkukar/atr/ob1/ef)









