okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Distransnaker Kukar, Lukman, mengungkapkan komitmen kuat pihaknya dalam meningkatkan keterampilan kerja generasi muda. Dalam program ini, sasaran utamanya adalah anak-anak muda, terutama yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Kami berupaya agar setidaknya 30 persen peserta pelatihan berasal dari kelompok DTKS. Ini penting agar mereka memiliki bekal untuk masuk ke dunia kerja atau bahkan menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Lukman, Senin (25/11/2024).
Program pelatihan ini meliputi berbagai bidang, seperti keterampilan teknis, wirausaha, hingga pelatihan berbasis teknologi digital. Tujuannya adalah membekali anak muda Kukar dengan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Lukman menjelaskan, program pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas tenaga kerja, tetapi juga mendukung visi besar Kukar dalam menciptakan masyarakat yang lebih produktif dan mandiri. “Melalui pelatihan ini, kami berharap bisa mengurangi tingkat pengangguran, khususnya di kalangan generasi muda,” tambahnya.
Distransnaker Kukar juga bekerja sama dengan berbagai sektor, termasuk perusahaan lokal dan lembaga pelatihan swasta, untuk memastikan para peserta pelatihan mendapatkan materi yang relevan dan aplikatif.
“Harapan kami, lulusan pelatihan ini bisa langsung diterima di dunia kerja atau bahkan menjadi motor penggerak ekonomi melalui wirausaha,” pungkasnya.(adv/distransnakerkukar/atr/ob1/ef)









