okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kepala Bidang Perencanaan dan Penempatan Tenaga Kerja Distransnaker Kukar, Syarifah Rosita, bersama tim RBPK (Rumah Besar Pengentasan Kemiskinan), menghadiri undangan Bappeda untuk mengikuti workshop di Bogor pada 17-20 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Dalam workshop tersebut, tim RBPK Kukar melaksanakan sejumlah agenda penting, termasuk proses input data pada aplikasi RBPK untuk tahun 2023 dan 2024. Data yang dimasukkan mencakup daftar penerima manfaat program secara By Name By Address (BNBA), sehingga mempermudah pemantauan jumlah penerima manfaat di setiap desa dan kecamatan.
Data ini meliputi informasi terkait Program Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) dan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
“Dengan input data ini, kita bisa melacak dengan detail jumlah penerima manfaat di setiap desa, lengkap dengan nama dan alamatnya. Hal ini sangat membantu untuk memastikan program tepat sasaran,” ujar Syarifah Rosita.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kolaborasi antarinstansi untuk pelaporan dan pelaksanaan program pengentasan kemiskinan yang lebih terintegrasi. Proses pengentrian data berlangsung selama dua hari, dan alhamdulillah telah berhasil diselesaikan. Workshop ini diharapkan menjadi langkah penting dalam mendukung program-program pengentasan kemiskinan di Kukar.
Syarifah juga menambahkan bahwa tim RBPK Kukar, yang telah mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Bupati atau Sekda, masih menunggu finalisasi dokumen administrasi tersebut. Tim ini berperan strategis dalam mendukung koordinasi lintas sektor untuk mencapai target pengentasan kemiskinan di Kukar.
“Kami optimis dengan kolaborasi yang kuat dan data yang akurat, program pengentasan kemiskinan di Kukar dapat berjalan efektif dan memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Workshop ini sekaligus menjadi wujud komitmen Distransnaker dan tim RBPK dalam mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Kutai Kartanegara melalui pendekatan berbasis data yang akurat dan terintegrasi. (adv/distransnakerkukar/atr/ob1/ef)








