okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keterampilan masyarakat dan menciptakan peluang ekonomi baru. Dalam waktu dekat, Distransnaker melalui Bidang Perencanaan dan Penempatan Tenaga Kerja yang dipimpin oleh Syarifah Rosita akan melaksanakan pelatihan keterampilan bengkel motor di Kecamatan Kembang Janggut.
Pelatihan ini direncanakan berlangsung selama lima hari, mulai 28 November hingga 2 Desember 2024, dan ditujukan untuk memberikan kemampuan teknis kepada peserta agar dapat memulai usaha mandiri di bidang perbengkelan.
“Kami berharap pelatihan ini dapat menjadi semangat bagi para peserta dalam meningkatkan perekonomian keluarga mereka. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan peluang kerja baru di sektor otomotif,” ujar Syarifah Rosita dalam keterangannya, Selasa (26/11/2024).
Menurutnya, pelatihan ini merupakan bagian dari langkah nyata Distransnaker dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di Kukar, khususnya di sektor teknis seperti otomotif. Dengan keterampilan yang diberikan, peserta diharapkan mampu memberikan layanan reparasi kendaraan yang profesional dan terjangkau bagi masyarakat setempat.
“Pelatihan ini selaras dengan visi Kukar untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan tenaga kerja yang berdaya saing. Kami optimistis, dengan keterampilan yang diperoleh, peserta dapat membuka usaha bengkel mandiri atau bekerja di sektor otomotif yang terus berkembang,” tambahnya.
Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat Kecamatan Kembang Janggut yang berminat mempelajari keterampilan baru di bidang otomotif, khususnya perbaikan motor. Distransnaker berharap, pelatihan ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi perekonomian lokal di Kecamatan Kembang Janggut secara keseluruhan.
“Dengan hadirnya pelatihan ini, kami ingin mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang dapat membantu menggerakkan roda ekonomi daerah,” tutupnya. (adv/distransnakerkukar/atr/ob1/ef)









