okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan kewirausahaan.
Program ini tidak hanya menyasar ibu-ibu, tetapi juga anak muda dan pencari kerja di berbagai kecamatan. Fokus utama pelatihan adalah memberikan keterampilan praktis untuk mendorong kemandirian ekonomi peserta.
Romansyah, Pelaksana Kegiatan dari Bidang perencanaan dan penempatan tenaga kerja, Distransnaker Kukar, mengungkapkan bahwa pelatihan melibatkan 10 hingga 20 peserta di setiap kecamatan. Seleksi dilakukan berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), dengan 30 persen peserta berasal dari kelompok masyarakat miskin ekstrem.
“Kami ingin memastikan pelatihan ini memberikan manfaat langsung bagi mereka yang paling membutuhkan. Selain itu, kami juga mendorong anak muda dan pencari kerja untuk tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha atau mendapatkan pekerjaan sesuai bidang yang mereka pelajari,” jelas Romansyah, Selasa (19/11/2024).
Menghubungkan Peserta dengan Peluang Kerja dan Usaha. Pelatihan yang berlangsung selama lima hari ini merupakan bagian dari strategi Distransnaker Kukar dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia. Selain memberikan pelatihan kewirausahaan, Distransnaker juga bertindak sebagai penghubung antara peserta dan peluang kerja atau usaha yang sesuai.
Program ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah pedesaan yang membutuhkan dukungan pengembangan keterampilan. “Dengan keterampilan yang mereka dapatkan, kami optimis peserta dapat menjadi lebih mandiri dan berkontribusi dalam pengentasan pengangguran di Kukar,” tambah Romansyah.
Harapan untuk masa depan, Distranaker Kukar berkomitmen untuk melanjutkan program serupa di masa mendatang dengan cakupan yang lebih luas, demi mendukung masyarakat dalam menciptakan perubahan ekonomi yang positif. Program ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.(adv/distransnakerkukar/atr/ob1/ef)









