Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 10 Okt 2025 19:51 WITA

DLHK Kukar Awasi Kepatuhan Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan


 Pramudia Wisnu, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLHK Kukar. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Pramudia Wisnu, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLHK Kukar. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kesadaran menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan aturan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara kini memperkuat pengawasan lingkungan terhadap perusahaan yang beroperasi di wilayahnya. Langkah ini bertujuan memastikan seluruh pelaku usaha menjalankan pengelolaan lingkungan sesuai regulasi.

Lalu Rizal Hadi, Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda DLHK Kukar, menjelaskan bahwa hasil pengawasan sepanjang 2024 menunjukkan kondisi beragam. Sebagian perusahaan telah patuh terhadap aturan, namun beberapa lainnya masih ditemukan melanggar ketentuan.

“Perusahaan yang terbukti tidak taat kami beri sanksi administratif. Bentuknya bisa berupa teguran tertulis hingga paksaan pemerintah,” ujar Rizal.

DLHK Kukar telah melakukan pemetaan menyeluruh terhadap perusahaan di berbagai wilayah. Pemetaan tersebut menjadi dasar penguatan sinergi antara perusahaan dan masyarakat desa sekitar. Dengan keterlibatan aktif desa, diharapkan muncul kolaborasi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Partisipasi masyarakat desa sangat penting karena mereka yang paling dekat dengan area industri. Kami juga memperkuat pengawasan agar hasilnya lebih terukur,” kata Rizal.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan pengawasan lingkungan ini mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2024. Regulasi itu memberikan dasar hukum yang kuat dalam pelaksanaan pengawasan dan penerapan sanksi administratif bagi pelanggar.

Lebih lanjut, Rizal menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya bertujuan menindak pelanggaran. Tujuan utamanya adalah membangun kesadaran kolektif antara pelaku usaha, pemerintah, dan masyarakat agar pengelolaan lingkungan berjalan berkelanjutan.

Melalui kerja sama dengan desa, perusahaan didorong lebih aktif dalam kegiatan konservasi seperti rehabilitasi lahan, pengelolaan limbah, dan perlindungan sumber air. Dengan sinergi ini, pengelolaan lingkungan di Kukar diharapkan seimbang antara kepatuhan hukum dan tanggung jawab sosial. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Arbizz Space Batasi Wahana Permainan, Maksimal 40 Unit saat Akhir Pekan

28 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Pemkab Kukar Alokasikan Anggaran Umrah Gratis bagi Pemuka Agama Mulai 2027

28 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Kukar Idaman Terbaik Dorong Solusi Air Bersih hingga Wilayah Pesisir

28 Oktober 2026 - 14:47 WITA

RT-KU Terbaik Jadi Langkah Kukar Perkuat Infrastruktur Digital hingga Permukiman

28 Oktober 2026 - 14:31 WITA

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Terlibat Aktif dalam Pembangunan

28 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Tabang Masih Kerap Padam, Bupati Kukar Dorong Pemerataan Manfaat Batu Bara Lewat PLTU

27 Oktober 2026 - 20:26 WITA

Trending di Advertorial