Menu

Mode Gelap

DLHK Kutai Kartanegara · 17 Sep 2025 15:00 WITA

DLHK Kukar Bangun 3 TPS Baru di Sangasanga, Kembang Janggut, dan Tabang


Kepala DLHK Kukar Slamet Hadiraharjo. (Angga/Okeborneo) Perbesar

Kepala DLHK Kukar Slamet Hadiraharjo. (Angga/Okeborneo)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Lonjakan volume sampah di Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat infrastruktur pengelolaan. Tahun ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar menargetkan pembangunan tiga Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Kecamatan Sangasanga, Kembang Janggut, dan Tabang. Kehadiran TPS tersebut dinilai penting untuk memastikan sampah warga tidak langsung menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kapasitasnya semakin terbatas.

Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, menjelaskan bahwa progres pembangunan masih dalam tahap awal. Saat ini, pihaknya tengah melakukan identifikasi lahan yang akan digunakan. Lahan tersebut merupakan hibah, sehingga memerlukan proses administrasi sebelum bisa dimanfaatkan. “Tahun ini ada tiga, cuma progresnya di Kecamatan Sangasanga, Kembang Janggut, dan Tabang. Cuma prosesnya kita masih menghimpun dan mengidentifikasi tanahnya terkait dengan hibahan,” ujar Slamet saat ditemui di Tenggarong, Selasa (16/9/2025).

Ia menegaskan, pembangunan fisik baru bisa dimulai setelah proses hibah rampung dan masuk dalam anggaran perubahan. Menurut Slamet, DLHK harus berhati-hati dalam mengelola anggaran dan memastikan status lahan jelas agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari. “Baru nanti di anggaran perubahan kita akan mencoba membangun tiga TPS itu,” jelasnya.

TPS diproyeksikan menjadi solusi jangka menengah untuk penanganan sampah di tiga kecamatan. Dengan adanya TPS, sampah warga dapat ditampung lebih dulu sebelum diangkut ke TPA. Pola ini diharapkan membuat distribusi pengelolaan sampah lebih efisien, terutama di wilayah kecamatan yang memiliki keterbatasan akses transportasi. Slamet menambahkan, keberadaan TPS juga dapat membantu meminimalisasi praktik pembuangan sampah sembarangan yang selama ini kerap dikeluhkan warga.

DLHK menekankan bahwa pembangunan TPS merupakan bagian dari strategi besar penguatan infrastruktur persampahan di Kukar. Strategi ini disusun untuk menghadapi tantangan lima tahun ke depan, ketika pertumbuhan penduduk dan pengembangan wilayah diprediksi meningkatkan volume sampah secara signifikan. Selain membangun TPS, DLHK juga mendorong pola pengelolaan berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle) agar beban TPA bisa ditekan sejak dari sumbernya.

Slamet menegaskan, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada keterlibatan masyarakat. Oleh karena itu, program edukasi kebersihan, kampanye kesadaran lingkungan, serta penguatan bank sampah di tingkat desa dan RT terus digalakkan. Dengan kombinasi infrastruktur memadai dan partisipasi publik, Slamet optimistis persoalan sampah di Kukar bisa ditangani lebih baik. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Distanak Kukar Periksa 7.089 Hewan Kurban, Label Sehat Jadi Syarat Dijual

21 Mei 2026 - 19:19 WITA

hewan kurban kukar

77 Laporan Kekerasan Seksual Masuk di Kukar, Mayoritas Korban Anak

20 Mei 2026 - 18:03 WITA

kekerasan seksual di Kukar

Sapi Bali Paling Dicari, Lapak Kurban di Tenggarong Klaim 70 Persen Stok Terjual

20 Mei 2026 - 17:09 WITA

Sapi Bali di Tenggarong

Di Tengah Demo Samarinda, Drupadi Baladika Bagikan Mawar dan Gelar Tarian Adat

20 Mei 2026 - 16:33 WITA

Drupadi Baladika Kaltim

BNN Sita 92 Kg Sabu dan 1.000 Cartridge Etomidate di Kaltim, Diduga Terkait Jaringan DPO Faturahman

20 Mei 2026 - 11:36 WITA

92 Kg Sabu Kaltim

Aksi Ketuk Pintu Gubernur, Warga Bawa 20 Titik Konflik Agraria ke Pemprov Kaltim

19 Mei 2026 - 16:25 WITA

ketuk pintu gubernur
Trending di Pos-pos Terbaru