Menu ✖

Mode Gelap

DLHK Kutai Kartanegara · 15 Sep 2025 18:55 WITA

DLHK Kukar Benahi TPA Bekotok, Anggaran Terbatas Hambat Pembangunan TPS Baru


 Kepala DLHK Kutai Kartanegara Slamet Hadiraharjo memberikan keterangan pers terkait pembenahan TPA Bekotok dan pembangunan TPS di beberapa kecamatan. (Kontributor Okeborneo.com) Perbesar

Kepala DLHK Kutai Kartanegara Slamet Hadiraharjo memberikan keterangan pers terkait pembenahan TPA Bekotok dan pembangunan TPS di beberapa kecamatan. (Kontributor Okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kutai Kartanegara menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah seiring dengan meningkatnya volume limbah dari kawasan perkotaan maupun pedesaan. Untuk menjawab persoalan ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar mulai melakukan pembenahan fasilitas utama, salah satunya Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bekotok yang saat ini tengah diperbaiki.

Kepala DLHK Kukar, Slamet Hadiraharjo, menyebut pembenahan di TPA Bekotok penting untuk memastikan limbah yang masuk dapat dikelola dengan lebih baik dan ramah lingkungan. “Kemarin Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bekotok juga sudah berbenah, intinya kami tetap optimis,” ujarnya, Senin (15/9/2025). Menurutnya, peningkatan fasilitas di TPA menjadi fondasi dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus mengurangi potensi pencemaran.

Selain TPA, DLHK Kukar juga melakukan pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) di beberapa kecamatan. Langkah ini diarahkan untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis wilayah, terutama di kawasan pedesaan yang selama ini kesulitan akses pengangkutan. “Untuk TPA yang di Bekotok itu ada perbaikan, kemudian TPS kemarin baru bangun di Kecamatan Muara Wis, Muara Muntai, dan Muara Kaman,” jelas Slamet. Dengan hadirnya TPS, diharapkan distribusi sampah menuju TPA bisa lebih teratur dan tidak menumpuk di lingkungan warga.

Namun, Slamet tidak menutup mata pada keterbatasan anggaran tahun ini. Ia mengakui, akibat adanya rasionalisasi, sebagian rencana pembangunan baru hanya bisa masuk tahap perencanaan. “Tahun ini karena ada rasionalisasi kita mungkin hanya perencanaan dulu, kemudian semoga bisa bangun lagi karena itu bagian dari perlindungan lingkungan,” terangnya. Meski begitu, Slamet memastikan DLHK tetap mengoptimalkan fasilitas yang sudah ada agar pelayanan pengelolaan sampah tetap berjalan.

DLHK Kukar menegaskan komitmennya untuk menjaga kebersihan kota dan kelestarian lingkungan dengan strategi bertahap. Peningkatan kualitas TPA, pembangunan TPS, serta perencanaan infrastruktur baru di tahun-tahun mendatang akan menjadi pilar penting dalam mengatasi persoalan sampah. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat, Kukar diharapkan mampu memperkuat sistem pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kontrak Proyek Buma Berakhir, Disnakertrans Kukar Kawal Pemenuhan Hak Karyawan

22 Oktober 2026 - 13:22 WITA

Pemkab Kukar Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 2.197 Santri, Anggaran Capai Rp6,5 Miliar

22 Oktober 2026 - 12:14 WITA

Hari Santri 2026, Pemkab Kukar Dorong Pesantren Ramah Anak dan Santri Berdaya

22 Oktober 2026 - 12:12 WITA

Hari Santri 2026, Hetifah: Perkuat Pesantren, Lindungi Masa Depan Santri

22 Oktober 2026 - 12:09 WITA

Data Anak Belum Berakta Dipetakan, Dukcapil Kukar Antar Dokumen hingga ke Rumah

21 Oktober 2026 - 20:08 WITA

Kajati Kaltim Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan hingga Tingkat Desa di Kukar

21 Oktober 2026 - 19:57 WITA

Trending di Advertorial