Menu

Mode Gelap

Advertorial · 17 Sep 2025 23:54 WITA

DLHK Kukar Edukasi Warga Soal Kualitas Air di Festival Erau 2025


Petugas DLHK Kukar memperkenalkan alat uji kualitas air kepada pengunjung di stan DLHK pada Festival Erau 2025 di Tenggarong. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Petugas DLHK Kukar memperkenalkan alat uji kualitas air kepada pengunjung di stan DLHK pada Festival Erau 2025 di Tenggarong. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, TENGGARONG – Dalam rangkaian Festival Erau 2025, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) menghadirkan stan edukatif yang menarik perhatian pengunjung. Salah satu kegiatan yang disajikan di booth tersebut adalah uji kualitas air yang dipandu langsung oleh Eda, analis laboratorium DLHK Kukar, pada Rabu (17/9/2025).

Eda menjelaskan bahwa uji kualitas air merupakan salah satu langkah penting untuk memastikan air yang digunakan masyarakat memenuhi standar kesehatan. Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 23 Tahun 2021, terdapat beberapa parameter wajib yang harus diperhatikan, salah satunya adalah pH air.

“Baku mutu pH air bersih berada pada kisaran 6 sampai 7. Selain pH, kami juga bisa mengukur kekeruhan air untuk mengetahui apakah air masih layak dikonsumsi atau tidak,” terangnya.

Ia menambahkan, parameter lain yang juga berpengaruh terhadap kualitas air adalah mikrobiologi dan warna air. Namun, untuk pemeriksaan mikrobiologi, DLHK Kukar belum dapat melakukannya di lapangan karena memerlukan fasilitas laboratorium khusus. “Parameter mikrobiologi termasuk dalam kategori wajib berdasarkan Permenkes Nomor 21 Tahun 2023,” tambahnya.

Meski begitu, masyarakat tak perlu khawatir. Beberapa parameter lain seperti pH dan kekeruhan dapat diuji langsung di lapangan menggunakan alat sederhana seperti pH meter. Sementara untuk Total Dissolved Solid (TDS) atau zat padat terlarut total, pengujian tetap dilakukan di laboratorium DLHK Kukar.

“Untuk pengujian pH di lapangan tidak memakan waktu lama, cukup dicelupkan alat ke dalam air dan hasilnya langsung muncul di layar display. Prosesnya hanya sekitar sepuluh menit,” jelas Eda.

Kehadiran DLHK Kukar di Festival Erau tahun ini menjadi ajang sosialisasi yang efektif bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kualitas air yang digunakan sehari-hari. Melalui kegiatan interaktif seperti ini, DLHK berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian sumber daya air di lingkungan sekitar. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Petani Sangasanga Tak Lagi Jual Murah, Koperasi Baru Disiapkan Jadi Gudang Distribusi

16 April 2026 - 13:55 WITA

koperasi sangasanga

Dibayar Rp800 Ribu, Kurir Sabu 1,5 Kg di Kukar Terancam Seumur Hidup

15 April 2026 - 17:07 WITA

sabu kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

PHK Tanpa Gaji dan Pesangon, Ratusan Pekerja Tambang di Kukar Diduga Jadi Korban

14 April 2026 - 17:53 WITA

4.647 Peserta PBI Dialihkan ke Kabupaten, Kukar Pertanyakan Kebijakan Pemprov

14 April 2026 - 15:01 WITA

PBI Kukar

Tanpa Naik Harga, Tempe di Tenggarong Diam-Diam Mengecil

13 April 2026 - 20:14 WITA

harga tempe
Trending di Ekonomi