Menu

Mode Gelap

Advertorial · 26 Sep 2025 23:56 WITA

DLHK Kukar Pamerkan Alat Pemantau Udara dan Produk Daur Ulang di Expo Erau


Petugas DLHK Kukar menjelaskan alat laboratorium lingkungan kepada pengunjung di Expo Erau 2025, Lapangan Basket Stadion Rondong Demang, Tenggarong. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Petugas DLHK Kukar menjelaskan alat laboratorium lingkungan kepada pengunjung di Expo Erau 2025, Lapangan Basket Stadion Rondong Demang, Tenggarong. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, TENGGARONG – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) turut ambil bagian dalam Expo Erau 2025 yang digelar di Lapangan Basket Stadion Rondong Demang, mulai 21 hingga 29 September 2025. Partisipasi DLHK kali ini bukan sekadar menampilkan program kerja, tetapi juga menjadi sarana edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala Subbagian Umum dan Ketatalaksanaan DLHK Kukar, Lastry Yundari, mengatakan bahwa keikutsertaan instansinya dalam kegiatan tahunan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan inovasi serta fasilitas lingkungan yang dimiliki DLHK.

“Expo ini kami manfaatkan untuk menunjukkan berbagai alat dan hasil pengelolaan lingkungan, sekaligus mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap isu-isu lingkungan yang semakin mendesak,” ujarnya, Jumat (26/9/2025).

Salah satu yang menarik perhatian pengunjung adalah Laboratorium Lingkungan DLHK Kukar. Laboratorium tersebut dilengkapi dengan High Volume Air Sample (HVAS), alat yang berfungsi mengambil udara dalam volume besar guna mengukur tingkat polutan di udara, terutama partikel debu (partikulat). HVAS juga dapat digunakan untuk mendeteksi kandungan gas tertentu di atmosfer.

Menurut Lastry, keberadaan alat tersebut menjadi bentuk nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Kukar dalam memantau dan menjaga kualitas udara di wilayahnya. “Melalui alat ini, kami bisa mengetahui kondisi udara di berbagai titik dan mengambil langkah penanganan yang tepat bila ditemukan kadar polutan di atas ambang batas,” jelasnya.

Tak hanya menampilkan teknologi pemantauan udara, DLHK Kukar juga memamerkan berbagai sarana dan produk pengelolaan sampah. Pengunjung expo diperkenalkan pada sistem pemilahan sampah berdasarkan warna wadah yang berbeda sesuai dengan jenisnya. Edukasi ini diharapkan mendorong masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah, sehingga dapat mengurangi beban volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Selain itu, DLHK turut menampilkan produk hasil daur ulang yang memiliki nilai tambah ekonomi, seperti paving blok, kerajinan bunga, biogas, serta olahan lain yang memanfaatkan sampah rumah tangga.

“Kami juga mendemonstrasikan pembuatan lilin dan minyak dari limbah jelantah. Masyarakat terlihat antusias karena ternyata limbah yang biasa dibuang bisa diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat,” tambah Lastry.

Ia menegaskan, kegiatan edukasi semacam ini akan terus dilakukan DLHK Kukar secara berkelanjutan.

“Expo seperti ini efektif untuk menumbuhkan kesadaran publik. Harapannya, masyarakat semakin memahami bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama,” tutupnya. (adv/dlhk/atr)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Kukar Siapkan Opsi Baru untuk Hidupkan Kembali Tangga Arung Square dan Bioskop

22 Agustus 2026 - 15:48 WITA

14 Pejabat Kukar Dilantik, Bupati Sebut Pengisian Jabatan Masih Berjalan

21 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Berawal dari Minta Tumpangan, Pria di Muara Kaman Diduga Serang Korban di Kebun Sawit

21 Agustus 2026 - 20:46 WITA

Erau 2026 Dikawal Kejari Kukar, Pemkab Pastikan Pelaksanaan Sesuai Aturan

20 Agustus 2026 - 19:43 WITA

Karhutla Picu Kabut Asap hingga Tenggarong, Pemkab Kukar Perkuat Koordinasi Penanganan

20 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Karhutla Dekati Permukiman Pendingin, Empat RT Berpotensi Terdampak

18 Agustus 2026 - 19:40 WITA

Trending di Peristiwa