Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 10 Okt 2025 13:55 WITA

DLHK Kukar Pastikan Penanganan Sengketa Lingkungan Dilakukan Transparan


 Pramudia Wisnu, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLHK Kukar, saat memberikan penjelasan terkait mekanisme penyelesaian sengketa lingkungan. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Pramudia Wisnu, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLHK Kukar, saat memberikan penjelasan terkait mekanisme penyelesaian sengketa lingkungan. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Sengketa lingkungan kerap muncul akibat aktivitas usaha yang tak sejalan dengan aturan. Menyadari hal itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya untuk menangani setiap persoalan lingkungan secara transparan dan sesuai ketentuan.

Pramudia Wisnu, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLHK Kukar, mengatakan bahwa masyarakat maupun pelaku usaha dapat mengajukan pengaduan jika merasa dirugikan atas aktivitas yang berdampak pada lingkungan. Setiap laporan, menurutnya, akan diverifikasi secara menyeluruh sebelum diputuskan langkah penyelesaiannya.

“Pengaduan bisa datang dari individu, kelompok masyarakat, atau perusahaan. Setelah laporan masuk, DLHK akan melakukan kajian teknis, lalu menentukan langkah penyelesaian jika terbukti terjadi pelanggaran,” ujar Wisnu.

Ia menambahkan, sengketa lingkungan dapat terjadi antarperusahaan, antara masyarakat dengan perusahaan, bahkan antara perusahaan dan pemerintah. Karena itu, mekanisme penanganan yang jelas menjadi hal penting agar proses berjalan adil bagi semua pihak.

Wisnu menjelaskan, sistem yang diterapkan DLHK tidak hanya menyelesaikan konflik yang sudah terjadi, tetapi juga mencegah munculnya kasus baru. “Kami berupaya agar penyelesaian dilakukan secara adil dan memberi efek jera, supaya semua pihak semakin sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan,” ungkapnya.

Melalui mekanisme resmi ini, DLHK Kukar berharap masyarakat lebih percaya pada peran pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Kesadaran kolektif itu diharapkan memperkuat komitmen bersama untuk melestarikan alam di Kutai Kartanegara. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Arbizz Space Batasi Wahana Permainan, Maksimal 40 Unit saat Akhir Pekan

28 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Pemkab Kukar Alokasikan Anggaran Umrah Gratis bagi Pemuka Agama Mulai 2027

28 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Kukar Idaman Terbaik Dorong Solusi Air Bersih hingga Wilayah Pesisir

28 Oktober 2026 - 14:47 WITA

RT-KU Terbaik Jadi Langkah Kukar Perkuat Infrastruktur Digital hingga Permukiman

28 Oktober 2026 - 14:31 WITA

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Terlibat Aktif dalam Pembangunan

28 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Tabang Masih Kerap Padam, Bupati Kukar Dorong Pemerataan Manfaat Batu Bara Lewat PLTU

27 Oktober 2026 - 20:26 WITA

Trending di Advertorial