Menu

Mode Gelap

Advertorial · 30 Sep 2025 13:26 WITA

DLHK Kukar Tekankan Peran Perempuan dalam Pengelolaan Sampah


Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Taufik. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Taufik. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Peran perempuan dalam pengelolaan sampah menjadi kunci utama keberhasilan mengurangi timbunan sampah rumah tangga di Kutai Kartanegara. Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Taufik, menyampaikan refleksi itu saat menghadiri Aksi Nyata Kelola Sampah di Kantor DLHK Kukar, Selasa (30/9/2025).

Menurutnya, program pengurangan sampah tidak bisa berjalan tanpa partisipasi aktif kaum perempuan. Karena itu, ia menegaskan ibu-ibu yang menjadi motor penggerak keluarga memiliki posisi strategis dalam membentuk kebiasaan baru.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, khususnya kaum perempuan. Mereka adalah ujung tombak dalam mengelola sampah rumah tangga,” ujar Taufik.

Selanjutnya, Taufik menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar seremoni. Menurut dia, tujuan utama acara adalah memperkuat komitmen bersama menjalankan gerakan berkelanjutan. Ia menekankan pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah tangga dengan langkah sederhana, seperti memilah dan mengurangi sampah sejak dari sumbernya.

Selain itu, ia menyoroti peran organisasi perempuan. Ibu-ibu yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan (DWP) maupun PKK memiliki kekuatan untuk menularkan kebiasaan baik kepada lingkungan sekitar. Mereka tidak hanya memberi teladan dalam keluarga, tetapi juga mampu menggerakkan masyarakat lebih luas.

“Perubahan perilaku dalam mengelola sampah akan lebih cepat terwujud jika perempuan ikut menggerakkan. Contohnya, dengan mendaur ulang sampah rumah tangga atau menegur kebiasaan membuang sampah sembarangan,” tegas Taufik.

Di samping itu, DLHK Kukar terus mendorong program ramah lingkungan. Pemerintah daerah memperkuat penerapan konsep reduce, reuse, recycle, mengembangkan bank sampah, serta menggencarkan edukasi lingkungan di desa dan kelurahan. Dengan pemikiran ini, kolaborasi dengan PKK dan DWP diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Kukar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Pada akhirnya, Taufik menekankan kembali bahwa peran perempuan dalam pengelolaan sampah sangat menentukan arah gerakan lingkungan di Kukar. Ia mengingatkan, perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil yang konsisten di rumah tangga. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

DPRD Kukar Dorong Penelusuran Alur Dana Honor Guru Non-ASN hingga BPKAD

11 September 2026 - 12:18 WITA

Honor Guru Non-ASN Kukar Tertunda Tiga Bulan, Disdikbud Minta Sekolah Segera Validasi Data

10 September 2026 - 15:22 WITA

Beseprah Kukar Resmi Jadi WBTB, Tradisi Kesetaraan Didorong Tetap Lestari

10 September 2026 - 15:05 WITA

Distanak Kukar Ungkap Alasan Benih Padi Ditebar Langsung di Danau Semayang

9 September 2026 - 17:33 WITA

Sidang Kasus Etomidate Mantan Kasat Narkoba Kukar, Jaksa Hadirkan Tiga Saksi

9 September 2026 - 15:58 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru