Menu

Mode Gelap

Pemkab Kutai Kartanegara · 10 Apr 2023 17:09 WIB

Dorong Menjadi Desa Wisata, Pemdes Kersik Gelar Famtrip 2023


 Salah satu penampilan tarian tradisional yang ditampilkan di gelaran Famtrip 2023 (istimewa/sumber foto : Instagram Pantai Biru Kersik) Perbesar

Salah satu penampilan tarian tradisional yang ditampilkan di gelaran Famtrip 2023 (istimewa/sumber foto : Instagram Pantai Biru Kersik)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Wisata desa adalah jenis wisata yang menawarkan pengalaman mengenal budaya dan kehidupan masyarakat di pedesaan. Wisata ini memungkinkan wisatawan untuk mempelajari kebiasaan, tradisi, seni, dan kerajinan tangan yang unik dari masyarakat setempat.

Biasanya wisata desa dilakukan di daerah yang memiliki keindahan alam dan lingkungan yang masih asri. Selain itu, wisata desa juga menawarkan kesempatan bagi wisatawan untuk berinteraksi dengan penduduk setempat dan merasakan kehangatan serta keramahan mereka.

Dengan berkunjung ke wisata desa, wisatawan dapat menikmati suasana yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kehidupan kota. Selain itu, wisata desa juga membantu masyarakat setempat meningkatkan ekonomi melalui penjualan produk kerajinan tangan dan makanan khas.

Maka dari itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Kersik, Kecamatan Marang Kayu, bersama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) berkomitmen untuk menjadikan desa Kersik menjadi desa wisata. Salah satunya dengan melaksanakan Famtrip Kersik 2023.

Dijelaskan Kepala Desa (Kades) Kersik, Jumadi, kegiatan tersebut bagian dari upaya untuk memperkenalkan Potensi Pantai Biru Desa Kersik yang telah ditetapkan sebagai destinasi wisata unggulan. “Inilah yang menjadi tujuan utama kami untuk menjadikan Desa Kersik menjadi desa wisata, ” kata Jumadi, Senin (10/4/2023).

Nantinya Famtrip Kersik 2023 akan di konsep menjadi Paket Perjalanan Wisata yang dapat menyediakan lokasi-lokasi unggulan sehingga dapat dirasakan oleh para wisatawan apabila datang ke Desa Kersik. Salah satunya dengan menampilkan tarian tradisional memanen ikan bandeng di tambak atau empang, serta berbagai kuliner tradisional khas Desa Kersik seperti Nasi Pecak dan Sambal Tudei, melihat proses pembuatan perahu, edukasi terkait terumbu karang, snorkeling, edukasi dan menanam mangrove, seni melukis pyrography serta program Bank Sampah.

“Allhamdulilah kami dapat dukungan untuk berkolaborasi bersama Pokdarwis dan para komunitas, ” ujarnya.

Namun, Jumadi belum dapat memastikan apakah kegiatan tersebut akan menjadi agenda rutin tahunan, sebab ia menilai dengan adanya kegiatan Famtrip Kersik berpotensi dapat menambah jumlah wisatawan. Apalagi saat ini Desa Kersik telah mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar. “Kami berharap kedepannya apabila resort dan tenaga sudah memadai, maka Desa Kersik bakal menjadi destinasi wisata yang populer, ” tutupnya. (adv/diskominfo/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tingkatkan Usaha Pelaku UMKM, Rendi Solihin Ajak Masyarakat Manfaatkan Kredit Kukar Idaman

24 Januari 2024 - 13:30 WIB

Rendi Solihin Pastikan Beasiswa Kukar Idaman Kembali Dibuka di 2024

23 Januari 2024 - 20:22 WIB

Rendi Solihin Serahkan Bantuan Bus Sekolah ke Kecamatan Muara Jawa

20 Januari 2024 - 16:47 WIB

PAD Tahun 2023 Lepas Target, Bupati Kukar Akan Lakukan Evaluasi

3 Januari 2024 - 19:02 WIB

Realisasi Kegiatan Tahun 2023 Tembus 81 Persen

3 Januari 2024 - 19:00 WIB

Edi Damansyah Bagikan Bantuan di Kecamatan Sangasanga

2 Januari 2024 - 19:11 WIB

Trending di Home