Menu

Mode Gelap

DP3A KUTAI KARTANEGARA · 16 Mei 2024 13:46 WIB

DP3A Kukar Berkomitmen Untuk Peningkatan Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Program Pemberdayaan Untuk Turunkan Angka Kekerasan


 Teks Foto : Sekretaris DP3A Kukar Hero Suprayetno (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Teks Foto : Sekretaris DP3A Kukar Hero Suprayetno (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) mengungkapkan tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak disebabkan karena faktor ekonomi.

 

Untuk itu, DP3A untuk terus mendorong pemberdayaan perempuan di rumah tangga agar dapat mandiri perekonomian untuk keluarganya. Dengan memberi peningkatan dan pembekalan kapasitas sumber daya.

 

Sekretaris DP3A Kutai Kartanegara (Kukar), Hero Suprayetno, menyampaikan bahwa selain DP3A, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya juga memiliki program yang fokus pada pemberdayaan perempuan. Diantaranya seperti Distransnaker dengan pelatihan bagi janda, serta DiskopUKM menyediakan pelatihan bagi pelaku usaha perempuan. Dan kedepan, DP3A Kukar juga akan persiapkan program pemberdayaan perempuan di b bidang ekonomi.

 

“Ini sesuai dengan program Bupati Kukar Edi Damansyah, yakni peningkatan SDM untuk masyarakat yang sejahtera,” tutur Hero, Rabu (16/5/2024).

 

Hero Suprayetno menjelaskan bahwa dalam upaya mencapai kemandirian ekonomi, banyak perempuan seringkali menghadapi keterbatasan dalam kemampuan hidup. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berperan aktif dalam membantu meningkatkan kapasitas dan keterampilan perempuan melalui berbagai program pemberdayaan. Misalnya, permodalan hingga sarana prasarananya.

 

Dengan terwujudnya perempuan mandiri ekonomi, Hero meyakini angka kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat ditekan. “Akan kita laksanakan dalam waktu dekat ini. Pemberdayaannya akan fokus di sektor ekonomi, karena ini berkesinambungan pentingnya bagi keluarga. Mulai dari kemiskinan, stunting hingga persoalan kekerasan,” tandasnya. (adv/dp3akukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dorong Perempuan Berdikari, DKP3A Kaltim dan DP3A Kukar Gelar Peningkatan Kapasitas dan Pemberdayaan

16 Mei 2024 - 13:36 WIB

Teks Foto : Peningkatan kapasitas dan pemberdayaan perempuan kewenangan provinsi di Kabupaten Kukar yang digelar DKP3A Kaltim dan DP3A Kukar bersama Kelompok PEKKA (Angga/okeborneo.com)

DP3A Kukar Berikan Pendampingan dan Penginputan Aplikasi Simfoni PPA

14 Mei 2024 - 16:49 WIB

Teks Foto : Suasana Pendampingan dan penginputan aplikasi Simfoni PPA yang digelar DP3A Kukar (angga/okeborneo.com)

Hasil Rapat Bersama Asisten II Setkab Kukar Sepakati Pembangunan Gedung DP3A Digeser ke MPPA

14 Mei 2024 - 14:12 WIB

Teks foto : Suasana rapat (angga/okeborneo.com)

DP3A Kukar Gencarkan Sosialisasi Bahaya Kekerasan Perempuan dan Anak

11 Mei 2024 - 15:20 WIB

Teks Foto : Kabid Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak (PP2KA) DP3A Kukar Marhaini (Angga/okeborneo.com)

Dukungan Penuh, Bupati Kukar akan Meresmikan MPPA Pertama di Indonesia

7 Mei 2024 - 16:33 WIB

Teks Foto : Mal Pelayanan Perempuan dan Anak Kabupaten Kutai Kartanegara (istimewa)

Pemkab Alokasikan Rp 7,2 M untuk Rehabilitasi Mall Pelayanan Perempuan dan Anak

7 Mei 2024 - 15:00 WIB

Teks foto : Kepala DP3A Kukar, Bambang Arwanto (angga/okeborneo.com)
Trending di DP3A KUTAI KARTANEGARA