Menu

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 9 Jul 2025 17:08 WITA

DP3A Kukar Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual Anak Lewat Jaringan Komunitas


DP3A Kukar Perkuat Sistem Pencegahan Kekerasan Seksual Anak Lewat Jaringan Komunitas Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kutai Kartanegara (Kukar) meningkatkan kewaspadaan terhadap kekerasan seksual anak, terutama yang terjadi di lingkungan keluarga. Fenomena inses yang semakin sering terungkap membuat DP3A Kukar mengambil langkah preventif berbasis komunitas dan kemitraan lintas sektor.

Plt. Kepala DP3A Kukar, Hero Suprayetno, mengungkapkan bahwa tantangan keluarga modern—terutama di era digital—semakin kompleks. Ia menekankan bahwa kekerasan seksual dalam rumah tangga tak lagi bisa dianggap tabu, melainkan sebagai ancaman nyata yang perlu dihadapi secara terbuka.

“Semakin banyak kasus inses yang muncul ke permukaan. Ini menjadi peringatan serius bahwa pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pendekatan edukatif dan pendampingan keluarga,” ujar Hero, Rabu (9/7/2025).

DP3A Kukar mencatat bahwa faktor pemicu kekerasan dalam rumah tangga umumnya berasal dari konflik internal keluarga, ketidakseimbangan peran gender, hingga tekanan ekonomi. Anak-anak menjadi korban paling rentan, terlebih jika komunikasi dalam keluarga lemah dan kontrol orang tua minim.

Salah satu kasus baru di Kecamatan Sangasanga memperlihatkan bagaimana anak terjerumus dalam peredaran konten pornografi digital. Kasus ini membuka mata bahwa perlindungan anak kini harus mencakup edukasi literasi digital dan pendampingan psikososial.

“Untuk pemulihan korban, kami menyediakan konseling gratis yang didukung psikolog berlisensi. Tujuan kami adalah pemulihan menyeluruh, bukan hanya fisik, tetapi juga mental dan sosial,” jelasnya.

Tidak hanya menunggu laporan, DP3A kini lebih aktif menjangkau masyarakat. Hero menyebutkan, pihaknya menjalin kemitraan dengan organisasi perempuan seperti PEKKA dan komunitas berbasis keagamaan. Para tokoh masyarakat juga dilibatkan sebagai simpul edukasi dan pelaporan kekerasan.

“Perempuan kepala keluarga kami libatkan karena mereka memiliki peran penting sekaligus menghadapi risiko ganda. Mereka kami latih agar menjadi pelindung pertama di lingkungannya,” tambah Hero.

DP3A juga tengah membentuk jaringan pendamping di tingkat kecamatan yang akan menjalankan tiga fungsi utama: pendamping psikososial, penghubung ke layanan hukum, dan pelindung komunitas dari kekerasan.

Dengan pendekatan yang langsung menyentuh akar masyarakat, DP3A menargetkan terbangunnya sistem perlindungan anak yang lebih menyeluruh. Hero mengajak masyarakat untuk tidak membiarkan kekerasan seksual berlalu begitu saja, terutama jika terjadi di lingkungan rumah sendiri.

“Jangan ada lagi pembiaran. Semua warga berhak mendapat bantuan tanpa dibebani biaya. Perlindungan anak dan perempuan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Kukar dalam membangun ketahanan keluarga yang berdaya, melalui peningkatan edukasi, partisipasi komunitas, dan sistem layanan yang inklusif dan berkelanjutan.(adv/diskominfokukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Lampiran Honor Disdikbud Disebut Berbeda, Dosen Hukum Urai Batas Peran Bankaltimtara

12 Agustus 2026 - 17:08 WITA

Bankaltimtara

Kekurangan Air Tekan Sawah Kukar, Hasil Panen Diperkirakan Turun Jadi 2 Ton per Hektare

12 Agustus 2026 - 16:52 WITA

kekurangan air sawah Kukar

Polisi Ungkap Dugaan Motif Pembakaran Ruang Rapat Diskominfo Kukar: Kesal Jadi Bahan Olokan

11 Agustus 2026 - 15:36 WITA

motif pembakaran Diskominfo Kukar

Ruang Rapat Diskominfo Kukar Terbakar, Seorang Tenaga Kontrak Diamankan

11 Agustus 2026 - 12:18 WITA

kebakaran ruang rapat Diskominfo Kukar

Keributan di Tabang Berujung Kematian, Polres Kukar Tetapkan 9 Tersangka

10 Agustus 2026 - 18:57 WITA

9 tersangka keributan Tabang Kukar

Diduga Arena Sabung Ayam Kembali Beroperasi di Makroman, Polisi Akan Cek

10 Agustus 2026 - 16:29 WITA

dugaan arena sabung ayam Makroman Samarinda
Trending di Hukum - Kriminal