okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kecamatan Samboja Barat, salah satu kecamatan pemekaran yang menjadi bagian dari kawasan Ibu Kota Negara (IKN), terus menjadi perhatian dalam hal pembangunan infrastruktur. Usianya yang masih muda membuat pengembangan wilayah ini menjadi prioritas, terutama untuk mendukung kesejahteraan masyarakat setempat.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Farida, menegaskan pentingnya peningkatan infrastruktur di Samboja Barat, khususnya untuk mendukung sektor pertanian. Menurutnya, masih banyak jalan pertanian yang memerlukan perbaikan guna menunjang aktivitas petani yang menjadi mayoritas profesi warga di wilayah ini.
“Masih banyak jalan pertanian di Samboja Barat yang perlu dibenahi,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut saat ditemui di sela-sela kunjungannya.
Selain jalan pertanian, Farida juga menyoroti pembangunan kantor kecamatan di Samboja Barat yang didanai melalui anggaran murni. Meskipun progres pembangunan berjalan dengan baik, ia mencatat bahwa proyek tersebut belum sepenuhnya rampung.
Ia berharap, dengan selesainya pembangunan kantor kecamatan, pelayanan publik di Samboja Barat dapat menjadi lebih optimal. Hal ini dianggap penting untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang terus berkembang seiring dengan status wilayah tersebut sebagai bagian dari kawasan strategis nasional.
“Dengan adanya peningkatan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di Samboja Barat, diharapkan dapat lebih terjamin, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian,” tutup Farida.
Peningkatan infrastruktur ini menjadi harapan besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat Samboja Barat di tengah tantangan yang ada.(adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)








