Menu

Mode Gelap

Advertorial · 4 Okt 2025 21:19 WITA

DPRD Kukar Dorong PMII Kaltim Jadi Mitra Kritis Pemerintah di Era IKN


Anggota DPRD Kukar, Desman Minang Endianto, bersama pengurus PMII Kaltim periode 2025–2027 usai pelantikan di Pendopo Odah Etam, Tenggarong. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Anggota DPRD Kukar, Desman Minang Endianto, bersama pengurus PMII Kaltim periode 2025–2027 usai pelantikan di Pendopo Odah Etam, Tenggarong. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Dapil I, Desman Minang Endianto, menghadiri pelantikan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2025–2027, yang digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Sabtu (4/10/2025). Pelantikan tersebut juga diikuti oleh pengurus Korps PMII Putri (Kopri) Kaltim.

Dalam kesempatan itu, Desman menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan inovasi serta gagasan konstruktif bagi kemajuan daerah.

“Selamat kepada seluruh sahabat PMII dan Kopri. Semoga amanah ini dijalankan dengan integritas dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.

Desman menilai PMII sebagai organisasi kaderisasi memiliki posisi penting dalam dinamika sosial dan politik di Kaltim. Mahasiswa, kata dia, harus tetap hadir sebagai mitra kritis pemerintah, namun tetap mengedepankan fungsi solusi dalam setiap kritik yang disampaikan.

“Mahasiswa jangan hanya menjadi penonton. PMII harus berperan sebagai kontrol sosial sekaligus ikut menemukan solusi dari persoalan yang ada,” ujarnya.

Ia juga menyinggung perubahan besar yang terjadi di Kaltim, terutama dengan berdirinya Ibu Kota Nusantara (IKN). Menurutnya, masa transisi pembangunan ini memerlukan kontribusi pemikiran dari organisasi mahasiswa seperti PMII untuk menjaga arah pembangunan agar tetap pro-rakyat.

“Kaltim sedang memasuki fase sejarah baru. PMII harus mampu memberikan gagasan, penelitian, dan pandangan kritis agar pembangunan berjalan dengan baik dan tidak meninggalkan masyarakat lokal,” kata Desman.

Politisi muda itu menekankan pentingnya peningkatan kompetensi dan kapasitas intelektual kader PMII agar mampu bersaing dan beradaptasi di era digital serta perkembangan ekonomi modern.

“Penguatan SDM kader PMII sangat penting karena tantangan ke depan semakin kompleks. Mahasiswa harus dibekali kemampuan analisis, pemahaman teknologi, dan kepekaan sosial,” tegasnya.

Desman juga menegaskan komitmen DPRD Kukar untuk terus membuka ruang dialog dengan organisasi kepemudaan dan mahasiswa. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan kelompok intelektual muda akan memperkuat arah pembangunan yang berkeadilan.

“DPRD Kukar selalu siap bersinergi. Kita percaya bahwa kolaborasi dengan mahasiswa bisa menghasilkan kebijakan yang lebih baik dan berpihak pada masyarakat,” pungkasnya.

Pelantikan PKC PMII Kaltim kali ini diharapkan menjadi awal baru bagi organisasi tersebut untuk berkontribusi lebih besar dalam pembangunan daerah serta memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan. (adv/dprdkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 10 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Raperda Pariwisata Kukar Diminta Pastikan Warga Sekitar Destinasi Ikut Sejahtera

2 Juni 2026 - 18:15 WITA

Raperda Pariwisata Kukar

Lakon “Ibu Negara” Hadirkan Raja Mirip Prabowo, MetaKarsa Bawa Kegelisahan Sosial ke Panggung

2 Juni 2026 - 18:09 WITA

Ibu Negara

Transfer Pusat Baru 23 Persen, Kukar Cegah Tumpang Tindih Bantuan Gizi

1 Juni 2026 - 18:09 WITA

transfer pusat Kukar

PAD Kukar Baru Diproyeksi Rp800 Miliar, Aulia Bidik Potensi Pajak Baru

1 Juni 2026 - 18:03 WITA

PAD Kukar

Dari Kontes Motor, Greyfit Modifest 2026 Dorong Ekosistem Otomotif Lokal

1 Juni 2026 - 13:32 WITA

Greyfit Modifest 2026

Transfer Pusat Baru 23 Persen, Pemkab Kukar Tahan Sejumlah Kegiatan

30 Mei 2026 - 15:57 WITA

transfer pusat
Trending di Pemerintahan