Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 21 Jun 2025 16:54 WITA

Efisiensi Anggaran Berdampak pada Sektor Pariwisata Kukar, Dispar: Perkembangan Belum Optimal


Efisiensi Anggaran Berdampak pada Sektor Pariwisata Kukar, Dispar: Perkembangan Belum Optimal Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara, M. Ridha Fatrianta, mengungkapkan bahwa perkembangan sektor pariwisata di Kukar saat ini belum menunjukkan hasil yang optimal. Sejumlah faktor turut memengaruhi kondisi ini, salah satunya adalah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan di berbagai level pemerintahan.

“Kalau kita lihat dari situasi terkini, memang perkembangan sektor pariwisata belum terlalu optimal. Ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan efisiensi anggaran yang cukup berdampak terhadap sektor ini,” ujar Ridha, Sabtu (21/6/2025).

Ia menjelaskan, efisiensi anggaran membuat banyak kegiatan yang biasanya dilaksanakan di hotel, ruang publik, atau jalanan harus dibatasi atau bahkan ditiadakan. Hal ini secara langsung berdampak pada perputaran ekonomi di sektor pariwisata, khususnya bagi pelaku usaha jasa seperti hotel, restoran, dan event organizer.

“Kegiatan-kegiatan publik yang menjadi penggerak ekonomi pariwisata kini sangat terbatas. Padahal, aktivitas seperti itu biasanya turut mendongkrak pendapatan daerah dari sektor pariwisata,” jelasnya.

Menurut Ridha, fenomena ini tidak hanya terjadi di Kukar, tetapi juga menjadi isu nasional. Ia mencontohkan kondisi yang terjadi di wilayah Jawa, di mana banyak hotel mengalami penurunan aktivitas secara signifikan akibat minimnya kegiatan dan pertemuan.

“Dampaknya terasa secara menyeluruh di ekosistem pariwisata. Ketika hotel sepi, sektor lain seperti transportasi, kuliner, dan UMKM sekitar juga ikut terdampak,” imbuhnya.

Meski demikian, Dispar Kukar tetap berupaya menjaga semangat pengembangan sektor pariwisata melalui program-program strategis, termasuk penguatan destinasi wisata lokal dan promosi potensi budaya daerah. Diharapkan, dengan membaiknya kondisi fiskal dan meningkatnya aktivitas masyarakat, sektor pariwisata Kukar bisa kembali bangkit dan berkontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kebakaran Jalan Pesut Kukar, Damkar Kerahkan Tujuh Unit dan Kuasai Api dalam 20 Menit

4 September 2026 - 21:47 WITA

Dana Kurang Salur Rp2,4 Triliun Belum Pasti Cair, Pemkab Kukar Koreksi APBD Perubahan 2026

4 September 2026 - 17:58 WITA

Kasus ISPA di Kukar Melonjak, Tembus 9.075 Kasus Selama Agustus

4 September 2026 - 15:40 WITA

PJJ Mulai Diterapkan Hari Ini di Sejumlah Wilayah Kukar, Sekolah Diberi Fleksibilitas

3 September 2026 - 14:28 WITA

Kukar Berlakukan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP Mulai 3 September Imbas Karhutla dan Kekeringan

2 September 2026 - 18:40 WITA

Kemarau Panjang, Kukar Gelar Salat Istisqa: Bupati Sebut Kekeringan hingga Asap Jadi Ancaman

2 September 2026 - 12:20 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru