Menu

Mode Gelap

Pos-pos Terbaru · 30 Jan 2026 17:36 WITA

Fenomena Air Bangar, Tirta Mahakam Tegaskan Air Bersih Tetap Aman


Fenomena air bangar Sungai Mahakam memicu perubahan warna air baku, namun Perumda memastikan proses pengolahan dan distribusi tetap aman. (istimewa) Perbesar

Fenomena air bangar Sungai Mahakam memicu perubahan warna air baku, namun Perumda memastikan proses pengolahan dan distribusi tetap aman. (istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Mahakam Tenggarong memastikan distribusi air bersih kepada masyarakat tetap aman dan layak digunakan, meskipun belakangan terjadi perubahan warna air akibat fenomena air bangar di wilayah hulu.

Humas Perumda Tirta Mahakam, Hendri, menegaskan bahwa perubahan warna air tidak serta-merta menandakan air berbahaya. Seluruh air yang didistribusikan kepada pelanggan tetap melalui proses pengolahan sesuai standar kualitas air minum.

“Air yang kami distribusikan tetap melalui proses pengolahan, mengikuti standar kualitas air minum, serta dilakukan pengawasan secara rutin. Perubahan warna ini tidak berarti air berbahaya,” ujar Hendri, Jumat (—/—).

Ia menjelaskan, sebagai bentuk komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Perumda Tirta Mahakam terus melakukan penyesuaian dalam proses pengolahan air, khususnya saat terjadi kondisi alam tertentu seperti fenomena air bangar.

“Upaya yang kami lakukan di antaranya menyesuaikan proses pengolahan air, menambah pengawasan kualitas air, serta memastikan air tetap layak dan aman digunakan oleh masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Hendri menambahkan bahwa Perumda Tirta Mahakam secara rutin melakukan wash out atau pembersihan pipa dan filter setiap hari. Langkah ini dilakukan untuk menjaga agar aliran air yang sampai ke rumah pelanggan tetap bersih.

“Terkait pipa dan filter, setiap hari kami melakukan wash out agar aliran air yang mengalir ke masyarakat tetap bersih dan kualitasnya terjaga,” ungkapnya.

Menurut Hendri, fenomena air bangar memang berdampak pada perubahan warna air baku, namun tidak memengaruhi komitmen Perumda Tirta Mahakam dalam menjaga mutu pelayanan.

“Untuk saat ini, perubahan warna air disebabkan oleh fenomena air bangar. Namun, kami pastikan pengolahan dan pengawasan tetap berjalan maksimal,” tegasnya.

Perumda Tirta Mahakam mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak ragu menggunakan air bersih yang didistribusikan, serta menyampaikan laporan apabila ditemukan kendala di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti. (atr)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dugaan Keracunan MBG Sebulu, Satgas Siaga 24 Jam di Puskesmas

3 Agustus 2026 - 20:55 WITA

MBG Sebulu

Usai Santap MBG, 46 Orang di Sebulu Alami Pusing dan Sakit Perut

3 Agustus 2026 - 17:40 WITA

MBG Sebulu

Hadapi Penipuan Digital, Polda Kaltim Luncurkan Cyber Resilient Community

3 Agustus 2026 - 16:17 WITA

Cyber Resilient Community Polda Kaltim

Erau 2026 Digelar September di Tiga Kawasan, Sekolah Akan Dilibatkan

1 Agustus 2026 - 19:25 WITA

Erau Adat Kutai 2026

Pemkab Kukar Kaji Beasiswa S1 Perangkat Desa, Sasarannya Pemegang KTP Kukar

1 Agustus 2026 - 19:19 WITA

beasiswa S1 perangkat desa Kukar

Operasi Antik Kukar Ungkap 29 Kasus Narkoba, Penyerahan Pakai Titik GPS

31 Juli 2026 - 15:28 WITA

Operasi Antik Mahakam 2026 Kukar
Trending di Hukum - Kriminal