Menu

Mode Gelap

Pendidikan · 15 Mei 2026 15:41 WITA

Gratispol Tetap Jalan, Pemprov Kaltim Salurkan Rp220,65 Miliar untuk 48.676 Mahasiswa


Tenaga Ahli Gubernur Kaltim, Rusman Yaqub, saat menyampaikan pandangannya terkait pelaksanaan program Gratispol Pemprov Kaltim. (Istimewa) Perbesar

Tenaga Ahli Gubernur Kaltim, Rusman Yaqub, saat menyampaikan pandangannya terkait pelaksanaan program Gratispol Pemprov Kaltim. (Istimewa)

okeborneo.com, SAMARINDA — Program Gratispol Pemprov Kaltim tetap berjalan meski mendapat kritik dalam pelaksanaan teknisnya. Hingga Maret 2026, pemerintah menyebut bantuan pendidikan tinggi itu telah disalurkan kepada 48.676 mahasiswa dengan nilai Rp220,65 miliar.

Pemprov Kaltim menargetkan program Gratispol sepanjang 2026 dapat menjangkau 158.981 mahasiswa. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp1,377 triliun.

Tenaga Ahli Gubernur Kaltim, Rusman Yaqub, mengatakan polemik yang berkembang sejauh ini lebih banyak berkaitan dengan aspek teknis pelaksanaan. Menurutnya, substansi program Gratispol tetap penting karena diarahkan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Kaltim.

“Yang berkembang di masyarakat kebanyakan soal teknis pelaksanaan. Tapi kalau melihat substansinya, tujuan program Gratispol ini sangat baik dan memang dibutuhkan masyarakat,” ujar Rusman.

Rusman mengakui masih terdapat kekurangan dalam implementasi awal program tersebut. Ia menyebut pemerintah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat, termasuk mengenai batas usia penerima dan persyaratan administrasi yang dinilai memberatkan sebagian mahasiswa.

Menurutnya, program dengan cakupan besar seperti Gratispol membutuhkan proses penyesuaian. Karena itu, evaluasi tetap dilakukan agar pelaksanaan program lebih tepat sasaran.

“Program sebesar ini tentu butuh proses. Tidak mungkin langsung sempurna sejak awal. Karena itu pemerintah terus melakukan evaluasi dan siap menerima masukan agar pelaksanaannya semakin baik,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Kaltim, Dasmiah, menyampaikan penyaluran bantuan Gratispol terus berjalan hingga Maret 2026.

Pada tahap kedua yang disalurkan 17 Maret 2026, sebanyak 27.548 mahasiswa dari 51 perguruan tinggi menerima bantuan. Total anggaran yang disalurkan pada tahap tersebut mencapai Rp117,55 miliar.

Jika digabungkan dengan penyaluran tahap pertama pada Februari 2026, total penerima manfaat program Gratispol mencapai 48.676 mahasiswa. Nilai bantuan yang telah disalurkan mencapai Rp220,65 miliar.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah. Menurutnya, investasi pendidikan penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Bumi Etam.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin anak-anak Kaltim memiliki kesempatan kuliah tanpa terkendala biaya, sehingga masa depan generasi muda bisa lebih baik,” ujarnya.

Program Gratispol kini tetap berjalan sambil dievaluasi secara bertahap. Pemprov Kaltim menyatakan kritik teknis yang muncul akan menjadi bahan penyempurnaan agar bantuan pendidikan tinggi tersebut dapat menjangkau mahasiswa sesuai sasaran. (pep/bby)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasus Asusila Anak di Kembang Janggut Dikembangkan, Polisi Dalami Dugaan Korban Lain

15 Mei 2026 - 19:13 WITA

kasus asusila anak Kembang Janggut

Dapur MBG Sangasanga Resmi Berjalan, Pemkab Kukar Dorong Gizi Anak dan Ekonomi Lokal

15 Mei 2026 - 17:54 WITA

Dapur MBG Sangasanga

Gratispol Belum Mulus, Zain Taufik Sebut Tahun Pertama Jadi Masa Penyesuaian

15 Mei 2026 - 15:56 WITA

Gratispol

IPM Kaltim Capai 79,39, Tertinggi di Kalimantan dan Empat Besar Nasional

15 Mei 2026 - 15:50 WITA

IPM Kaltim

Rusman Yaqub: IKN Jangan Hanya Mewah di Pusat, Daerah Penyangga Harus Diperkuat

15 Mei 2026 - 15:31 WITA

daerah penyangga IKN,

Akses Darat Mahakam Ulu Dikebut, Pemprov Kaltim Siapkan Rp49,8 Miliar

14 Mei 2026 - 23:45 WITA

Akses Darat Mahakam Ulu
Trending di Kalimantan Timur