Menu

Mode Gelap

Distanak Kukar · 18 Sep 2025 17:19 WITA

Greenhouse Unikarta Jadi Contoh Pertanian Modern, Kadistanak Kukar Tekankan Keberlanjutan


Kadistanak Kukar, M Taufik, memegang buah melon hasil panen di greenhouse Unikarta, Kamis (19/9/2025). (Angga/Okeborneo.com) Perbesar

Kadistanak Kukar, M Taufik, memegang buah melon hasil panen di greenhouse Unikarta, Kamis (19/9/2025). (Angga/Okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Di antara deretan tanaman melon yang tumbuh subur di Greenhouse Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, M Taufik, tampak memetik buah melon berwarna kuning cerah. Kehadirannya pada Kamis (18/9/2025) bukan sekadar seremoni panen, melainkan juga menegaskan komitmen Pemkab Kukar dalam mendukung pertanian modern berbasis teknologi.

“Kita dengan Pemkab Kukar bersama Unikarta melakukan kerja sama dalam mengembangkan greenhouse di Unikarta, dan ini jelas sekali sudah dimanfaatkan dengan baik sekali,” ujar Taufik. Ia menekankan, program ini adalah bukti nyata bahwa sinergi pemerintah daerah dengan perguruan tinggi bisa menghasilkan inovasi pertanian yang berdaya guna.

Namun, Taufik mengingatkan bahwa keberhasilan tidak cukup hanya dengan sekali panen. Menurutnya, tantangan utama dalam pertanian modern adalah menjaga kesinambungan. “Jangan sampai sekali tanam sudah selesai,” tegasnya. Konsistensi dalam pengelolaan, lanjutnya, menjadi kunci agar greenhouse tidak hanya menjadi proyek percontohan sesaat, melainkan model yang berkelanjutan.

Ia menilai prospek budidaya melon di greenhouse sangat cerah, terutama dengan harga pasar yang relatif stabil. Namun, teknologi baru yang diterapkan menuntut kemampuan dan ketelatenan ekstra. “Tantangan untuk pengelola greenhouse itu juga, walaupun prospeknya bagus tetapi transformasi teknologi budidaya buah melon juga memerlukan ketelatenan dalam pembelajarannya,” jelas Taufik.

Dalam praktiknya, mahasiswa Unikarta didampingi dosen untuk terlibat langsung mulai dari penyemaian, perawatan, hingga panen. Bagi Taufik, hal ini sangat penting karena dapat menjadi pengalaman belajar yang membekali generasi muda dengan keterampilan praktis di bidang pertanian modern. Ia optimistis, keterlibatan mahasiswa tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga membentuk pola pikir baru tentang pertanian sebagai bidang yang menarik dan menjanjikan.

Lebih jauh, Taufik menilai bahwa sistem greenhouse memberi peluang besar untuk regenerasi petani. Dengan pola budidaya yang lebih higienis, terukur, dan ramah lingkungan, generasi muda bisa lebih tertarik untuk mengembangkan usaha tani tanpa harus menghadapi stigma “kotor-kotoran” seperti pertanian tradisional.

Distanak Kukar sendiri berkomitmen untuk terus memberikan dukungan pada program-program inovatif. Menurut Taufik, dengan adanya komitmen dari pemerintah, pendampingan perguruan tinggi, dan partisipasi aktif mahasiswa, Kukar berpeluang menjadi daerah percontohan dalam pemanfaatan teknologi budidaya modern. “Kalau konsistensi dijaga, Kukar bisa menjadi model bagi daerah lain dalam mengembangkan pertanian modern,” tandasnya. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Seragam Gratis di Kukar, DPRD Ingatkan Sekolah Jangan Tarik Pungutan

13 Juli 2026 - 17:46 WITA

seragam gratis kukar

Bupati Kukar Pastikan Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi Siswa Baru Tetap Berjalan

13 Juli 2026 - 17:34 WITA

Bantuan Perlengkapan Sekolah

Jendela Belakang Dicongkel, Laptop hingga Tabung Gas Raib dari Rumah di Muara Kaman

11 Juli 2026 - 18:31 WITA

Muara Kaman

Puratanabhumi, Cara Petala Menyuarakan Tanah Tua Kutai lewat Musik

11 Juli 2026 - 18:10 WITA

Petala

Petani Sungai Merdeka Dipanggil, DPRD Dorong Pertemuan Ulang dengan OIKN

10 Juli 2026 - 19:58 WITA

Petani Sungai Merdeka

Efisiensi Anggaran, Dispar Kukar Prioritaskan Erau dan Evaluasi Agenda Wisata 2026

10 Juli 2026 - 15:15 WITA

Erau 2026
Trending di Pariwisata