Menu

Mode Gelap

Pemerintahan · 10 Mei 2022 16:34 WITA

Hepatitis Akut Belum Terdeteksi di Kukar, Dinkes Akan Lakukan Surveillance Agar Tidak Menyebar


Hepatitis Akut Belum Terdeteksi di Kukar, Dinkes Akan Lakukan Surveillance Agar Tidak Menyebar Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Penyakit hepatitis akut misterius lebih rentan menyerang kelompok anak. Kabar munculnya hepatitis akut ini juga membuat masyarakat waswas, khususnya kelompok orang tua. Sebab, mayoritas kasus penyakit yang menyerang organ hati itu terjadi pada kelompok anak.

Penyakit ini pertama kali ditemukan di sejumlah negara di Eropa. Di Indonesia, hingga saat ini Kementerian Kesehatan telah mendeteksi 15 kasus hepatitis akut yang tersebar di seluruh Indonesia.

Saat ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) , membuat surat edaran kepada seluruh fasilitas penanganan kesehatan, baik itu Puskesmas dan Rumah Sakit. Agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit hepatitis akut.

“Dalam waktu dekat kita akan berkoordinasi dan berkonsolidasi dengan ahli-ahli seperti spesialis anak dan penyakit dalam, ” ujar Kepala Dinkes Kukar, dr Martina Yulianti, Selasa (10/5/2022).

Agar untuk segera mengedukasi teman-teman yang ada di puskesmas untuk mengenali gejala-gejala hepatitis akut yang sekarang dianggap new emerging diseases. Artinya penyakit baru yang belum diketahui penyebabnya.

“WHO juga belum memastikan apakah virus atau bukan. Makanya disebut hepatitis akut yang belum diketahui sebabnya, ” ujarnya.

Kemudian, dirinya kembali menegaskan bahwasanya terkait penyebaran hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya pada anak, saat ini belum ditemukan kasusnya di wilayah Kukar. “Saat ini Dinkes sedang meningkatkan kewaspadaan dengan menggiatkan Surveillance/pencarian kasus dan berkoordinasi dengan seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kukar agar tidak terlambat, ” ujarnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan melalui pola hidup bersih dan sehat. Selalu mencuci tangan dengan sabun setiap akan menjamah makanan, ataupun setelah memegang sesuatu yang kotor termasuk tidak membuang popok/pampers anak sembarangan.

“Karena sebagaimana umumnya hepatitis akut yang memberat dengan cepat menimbulkan gagal hati. Penularannya bisa secara fecal-oral,” pungkasnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar

Dibangun Rp23 Miliar, Kini Dipenuhi Semak dan Aktivitas Negatif, Ini Kondisi Taman Replika Tenggarong

15 April 2026 - 17:03 WITA

Taman replika Tenggarong

Baru Dilantik, PJ Kades Jonggon Fokus Siapkan PAW dan Lanjutkan Program Desa

9 April 2026 - 17:29 WITA

PJ Kades Jonggon

Standar Mutu Konstruksi Kaltim Teratas Nasional, PUPR Provinsi Sabet Peringkat 1 Sutami Award 2025

2 Desember 2025 - 14:12 WITA

Sutami Award 2025

Tingkiland Fest 2025 Gaungkan Musik Tingkilan ke Panggung Nasional

24 November 2025 - 11:38 WITA

Tingkiland Fest 2025
Trending di Advertorial