okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara, M. Taufik, menaruh harapan besar pada pelaksanaan Rembuk dan Expo KTNA Nasional 2025 di Tenggarong. Ia menilai kegiatan berskala nasional ini tidak hanya memberi manfaat langsung bagi petani, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Harapan kita yang pertama adalah kehadiran kawan-kawan KTNA se-Nasional bisa memberikan tambahan pendapatan dan kesejahteraan bagi UMKM di Kukar. Termasuk pemondokan yang ditempati peserta dan penginapan hotel yang penuh. Itu tentu menambah pendapatan bagi Kukar,” kata Taufik, Jumat (19/9/2025).
Lebih jauh, Taufik menekankan bahwa ajang KTNA juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan motivasi petani. Para pembina KTNA Kukar, menurutnya, bisa memanfaatkan forum ini untuk mendorong aktivitas pertanian dan perikanan agar semakin berkembang.
“Harapan kita ini bisa menambah motivasi kawan-kawan petani untuk terus meningkatkan aktivitas di sektor pertanian dan perikanan, dalam rangka mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Tema KTNA Nasional 2025, yakni Transformasi Teknologi Pertanian Mendukung Swasembada Pangan Nasional, dinilai Taufik sangat relevan dengan kondisi saat ini. Ia menegaskan pentingnya transisi dari pola kerja tradisional menuju pertanian modern berbasis mekanisasi.
“Dengan tema itu, harapannya bisa terjadi transformasi teknologi, dari tradisional turun-temurun ke sistem yang lebih modern, efisien, dan berbasis mekanisasi,” ucapnya.
Pemerintah daerah, lanjut Taufik, siap mendukung agenda transformasi pertanian melalui berbagai program strategis. Langkah tersebut mencakup penguatan kelembagaan petani, penyediaan akses permodalan, hingga fasilitasi teknologi pertanian. Dengan begitu, petani Kukar tidak hanya menjadi penyokong pangan Kalimantan Timur, tetapi juga berkontribusi nyata pada terwujudnya swasembada pangan nasional. (adv/distanakkukar/atr)








