Menu

Mode Gelap

DPRD Kutai Kartanegara · 16 Jul 2024 18:34 WITA

Ketua DPRD Soroti Tingginya Angka Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Kukar, Abdul Rasid : Harus Ada Pencegahan


Teks foto : Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Teks foto : Ketua DPRD Kukar, Abdul Rasid (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Abdul Rasid menyoroti tingginya angka kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (DP3A) Kukar mencatat sampai dengan saat ini sudah menerima 72 laporan terkait kasus tersebut.

Abdul Rasid mengatakan dalam upaya memperkuat perlindungan terhadap anak dan perempuan,  DP3A bersama pihak terkait harus bisa melakukan pemantauan dan langkah-langkah konkret dalam menangani kasus ini.

“Ini adalah sesuatu yang harus menjadi perhatian kita bersama. Pihak yang terkait juga harus memonitor ini secara berkala, ” ujar Rasid.

Selain itu, langkah-langkah tegas harus diambil terhadap pelaku kekerasan untuk memastikan bahwa tindakan tersebut tidak berdampak negatif pada perkembangan anak di masa depan.

“Penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku sangat penting. Kita harus memastikan bahwa mereka mendapatkan sanksi yang sesuai agar memberikan efek jera,” tambahnya.

Rasid berharap dengan penegakan hukum yang ketat, jumlah kasus kekerasan dapat diminimalkan. Dalam hal pencegahan, Rasid menggarisbawahi  bahwa ada peran penting orang tua dan sekolah dalam memantau dan mendidik anak-anak.

“Pencegahan harus menjadi perhatian utama. Orang tua harus bisa memonitor pergaulan anak mereka, dan pihak sekolah juga harus aktif mengedukasi anak-anak melalui pendidikan yang komprehensif,” jelasnya.

Menurutnya program pencegahan ini akan melibatkan berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melindungi anak dan perempuan dari tindak kekerasan. Maka dari itu, ia berharap, dengan langkah-langkah konkret ini, kasus kekerasan dapat diminimalkan dan anak-anak bisa tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sehat.

“Mudah-mudahan dengan upaya bersama ini, tidak ada lagi kekerasan terhadap anak dan perempuan. Pencegahan harus terus dilakukan dengan konsisten,” tutupnya.(adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pasar Semi Modern Tangga Arung Disebut Bakal Jadi Mall Baru Tenggarong

14 November 2025 - 18:05 WITA

Pasar Semi Modern Tangga Arung

Sekolah di Pesisir Kukar Banyak Rusak, Safruddin Desak Perbaikan Segera Dilakukan

13 November 2025 - 21:18 WITA

Sekolah rusak di pesisir Kukar

Kontingen Popda Kukar 2025 Resmi Dilepas, Fokus pada Sportivitas dan Pembinaan

12 November 2025 - 18:00 WITA

Popda Kukar 2025

RPJMD Kukar 2025–2029 Jadi Kompas Utama Pembangunan Daerah

11 November 2025 - 17:58 WITA

RPJMD Kukar 2025–2029

Akbar Haka Serap Aspirasi Warga Loa Ipuh soal Infrastruktur dan Masjid

10 November 2025 - 17:56 WITA

Aspirasi Warga Loa Ipuh

APBD Kukar 2026 Disepakati Rp 7,5 Triliun, DPRD Tekankan Ketepatan Sasaran

8 November 2025 - 17:50 WITA

APBD Kukar 2026
Trending di Advertorial