Menu ✖

Mode Gelap

Pariwisata · 17 Mei 2022 17:52 WITA

Museum Nelayan Desa Pela Jadi Tempat Edukasi Wisatawan


Museum Nelayan Desa Pela Jadi Tempat Edukasi Wisatawan Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Museum Nelayan Desa Pela dibangun sebagai tempat edukasi menjaga sungai Desa Pela, Danau Semayang dan hewan air agar bisa berkembang biak termasuk mamalia langka pesut mahakam.

Di dalam museum nelayan terdapat banyak jenis alat tangkap nelayan tradisional yang ramah lingkungan dan digunakan nelayan di Desa Pela yang sudah turun temurun.

Selain itu terdapat informasi tentang pesut mahakam dan jenis ikan-ikan yang ada di sungai Desa Pela dan di Danau Semayang. Di sini wisatawan juga bisa mendapatkan informasi tentang alat tangkap nelayan yang dilarang dan tidak ramah lingkungan (illegal fishing).

Kepala Desa Pela Supyan Noor menjelaskan, saat ini, museum nelayan sudah menerapkan digitalisasi dengan code QR atau Barcode dan pembayan nya juga sudah menggunakan QRIS .

“Apabila ada wisatawan yang ingin mengetahui informasi terkait item-item yang ada di museum bisa melalui QR atau Barcode di situ semua sudah ada penjelasannya,” ujarnya.

“Untuk biaya masuk museum nelayan, dikenakan tarif sebesar 10ribu/orang,” tambahnya. (atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 136 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Belimbur Tutup Rangkaian Erau 2026, Aulia Dorong Semangat Membangun Kukar

27 September 2026 - 14:55 WITA

Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Lestarikan Tradisi Beseprah

24 September 2026 - 15:03 WITA

Beseprah Erau 2026, Bupati Kukar Ingin Tradisi Makan Bersama Lebih Dekat dengan Rakyat

24 September 2026 - 12:14 WITA

Anggota VI BPK RI Fathan Subchi Diberi Gelar Pangeran Kelana Panji Wira oleh Kesultanan Kutai

24 September 2026 - 10:45 WITA

Dibuka Hari Ini, Erau Adat Kutai 2026 Usung Tema “Raja Menjamu Rakyatnya”

20 September 2026 - 14:55 WITA

Pembukaan Erau 2026 Tetap Digelar, Pemkab Kukar Antisipasi Dampak Asap

19 September 2026 - 16:01 WITA

Trending di Home