Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 14 Mar 2024 15:05 WITA

Objek Wisata Danau Kumbara Tawarkan Keindahan Alam untuk Wisatawan


Teks foto : Objek Wisata Danau Kumbara (istimewa) Perbesar

Teks foto : Objek Wisata Danau Kumbara (istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Sejumlah desa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan peningkatan sejumlah wisata untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Hal itu juga tengah dilakukan oleh Pemerintah Desa Kota Bangun III melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mahardika.

Saat ini Pokdarwis Mahardika tengah mengembangkan salah satu objek wisata andalan mereka yaitu Danau Kumbara. Yang mana danau tersebut merupakan ex tambang yang disulap menjadi destinasi wisata sejak tahun 2020 silam.

Ketua Pokdarwis Mahardika, Deni Ilham Pratama menceritakan awak mula terbentuknya destinasi wisata ini berawal dari ex tambang yang tidak direklamasi dan dimanfaatkan warga setempat untuk mengambil air dari danau tersebut.

Sebelum benar-benar dijadikan tempat wisata, kawasan sekitar Danau Kumbara memang sudah sering dijadikan untuk tempat berlangsungnya event-event. Seperti event memancing dan festival layang-layang.

“Dari situ kemudian tercetuslah ide kalau kawasan danau ini bisa dijadikan objek wisata di desa Kota Bangun 3,” ujarnya, Kamis (14/3/2024).

Adapun nama Kumbara yang dipilih untuk jadi nama destinasi, Deni menceritakan awal mulanya merupakan dari singkatan bahasa lokal yakni kumkuman batu bara, yang berarti batu bara yang terendam.

“Kumkuman sendiri dalam bahasa jawa artinya rendaman, dan baranya kami ambil dari batu bara. Jadi Kumbara secara keseluruhan berarti batu bara yabg tidak bisa diambil dari tanah karena terlanjur terendam air yang terlalu deras,” sebutnya.

Selain itu, objek wisata yang telah berdiri kurang lebih empat tahun ini banyak menawarkan keindahan alam. Diantaranya pemandangan danau dan berbagai jenis ikan air tawar. Disini, kata Deni, wisatawan yang berkunjung diperbolehkan untuk memberikan pakan ikan yang sudah dipelihara oleh pihak pengelola lalu ada kolam renang.

“Karena kami melarang para pengunjung untuk berenang di danaunya, karena danau ex tambang itu berbahaya ya, jadi kami tawarkan untuk pengunjung agar berenang di kolam yang kami sediakan khusus dan akan launching insyaallah di tahun ini. Dan untuk kolam ini masih berada di satu kawasan yg sama dengan danau kumbara,” katanya.

Lebih lanjut, objek wisata yang luasnya hampir 2 hektare ini dalam  pengelolaan tidak hanya melibatkan Pokdarwis Mahardika saja. Namun juga melibatkan warga lokal. Dimana warga di berdayakan untuk menjaga kebersihan, menjaga tiket hingga warung makanan.

“Terus dari anggota Pokdarwis nya ini sendiri juga sudah mencakup warga dari 5 dusun. Jadi di setiap dusun kami punya perwakilan,” ucapnya.

Deni berharap dengan adanya wisata Danau Kumbara di Kota Bangun III dapat memajukan perekonomian warga sekitar selain itu ia berharap wisata ini dapat dikenal secara luas oleh masyarakat melalui promosi media sosial.

“Semoga orang-orang yang datang ke Danau Kumbara itu mendapatkan kebahagiaan dan  kesenangan sehingga nanti bakal kembali lagi karena merasa aman, nyaman dan merasakan kebahagiaan di kumbara. Jadi kani buat kumbara ini senyaman mungkin bagi orang-orang yang memang mencari kenyamanan,” tutupnya.(adv/disparkukar/atr/ob1)

Artikel ini telah dibaca 224 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

“Mahoni Menyala” Jadi Magnet Wisata Baru di Bukit Mahoni Bangun Rejo, Hadirkan Wahana Edukatif dan Paket Wisata Lengkap

3 Juli 2025 - 12:38 WITA

Finalis Teruna Dara Kukar Tampilkan Bakat Memukau, Dispar Dorong Representasi Luas Antar Kecamatan

3 Juli 2025 - 12:32 WITA

Dispar Kukar Hidupkan Kembali Semangat Seniman Daerah Lewat Festival Keliling Kecamatan

2 Juli 2025 - 12:49 WITA

Dispar Kukar Dorong Pemahaman Hukum Ekraf Lewat FGD di Loa Janan

2 Juli 2025 - 12:42 WITA

Wisata Bukit Mahoni Bangun Rejo Tawarkan Hutan Alam dan Pasar Tradisional, Daya Tarik Baru di Tenggarong Seberang

2 Juli 2025 - 12:36 WITA

Kukar Menari di Titik Nol Yogya: Eroh Bebaya ke-7 Jadi Panggung Budaya Nasional

29 Juni 2025 - 13:14 WITA

Trending di Dispar Kutai Kartanegara