Menu

Mode Gelap

Dispar Kutai Kartanegara · 3 Jul 2025 12:38 WITA

“Mahoni Menyala” Jadi Magnet Wisata Baru di Bukit Mahoni Bangun Rejo, Hadirkan Wahana Edukatif dan Paket Wisata Lengkap


“Mahoni Menyala” Jadi Magnet Wisata Baru di Bukit Mahoni Bangun Rejo, Hadirkan Wahana Edukatif dan Paket Wisata Lengkap Perbesar

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Destinasi wisata Bukit Mahoni di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, terus menunjukkan perkembangan pesat sebagai salah satu destinasi unggulan berbasis alam dan edukasi di Kutai Kartanegara (Kukar). Di bawah pengelolaan Pokdarwis Mentari, kawasan ini menggabungkan keindahan hutan mahoni dengan berbagai wahana hiburan, edukasi, dan ekonomi kreatif warga.

Ketua Pokdarwis Mentari, Lucky Anisa, menyampaikan bahwa daya tarik utama kawasan ini adalah hutan mahoni seluas satu hektare yang tetap dijaga kelestariannya. Seiring berjalannya waktu, Bukit Mahoni juga terus memperkaya fasilitas dan program wisata, salah satunya adalah event malam mingguan bertajuk Mahoni Menyala yang digelar setiap malam minggu.

“Acara Mahoni Menyala ini jadi magnet tersendiri, hanya digelar malam minggu. Pengunjung bisa menikmati suasana hutan mahoni dengan cahaya lampu temaram dan atmosfer yang unik,” jelas Lucky.

Selain pasar tradisional yang hadir setiap akhir pekan, Bukit Mahoni juga menyediakan berbagai wahana pendukung, seperti area panahan, sirkuit mobil remot kontrol, mini zoo, mini playground, kolam renang anak, trampolin, dan rumah pohon sebagai spot selfie favorit.

Untuk menambah daya tarik wisata edukatif, Pokdarwis Mentari juga menawarkan paket wisata seharga Rp100.000 per orang untuk kalangan remaja dan mahasiswa, serta Rp130.000 untuk umum. Paket ini sudah termasuk welcome drink, tur keliling area dengan odong-odong, pemandu lokal, makan siang, serta produk UMKM.

“Paket wisata ini termasuk keliling sawah dan perkebunan buah dan sayur yang kami kelola. Harapannya bisa memberi pengalaman yang utuh dan berbeda bagi pengunjung,” imbuh Lucky.

Ia juga mengapresiasi peran aktif Dinas Pariwisata Kukar yang telah memberikan pendampingan pelatihan serta bantuan sarana dan prasarana sejak tahun 2024 dan berlanjut di 2025. Menurutnya, dukungan ini sangat berpengaruh terhadap pengembangan kawasan dan kapasitas pelaku wisata lokal.

“Dampaknya terasa sekali untuk ekonomi warga sekitar. Pelaku UMKM yang terlibat semua adalah warga lokal. Ini benar-benar wisata berbasis masyarakat,” tutupnya.

Dengan konsep yang menyatu antara alam, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi lokal, Bukit Mahoni terus tumbuh sebagai destinasi wisata desa yang layak dikunjungi dan didukung keberlanjutannya.(adv/disparkukar/atr/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kukar Perjuangkan Dana Kurang Bayar Rp2,4 Triliun ke Kemenkeu

5 Agustus 2026 - 19:35 WITA

dana kurang bayar Kukar

Datang ke Samarinda untuk Menikah, Pria Asal Pontianak Ditangkap Bawa 1 Kg Sabu

5 Agustus 2026 - 19:24 WITA

BNNP Kaltim ungkap sabu 1 kg

Dispensasi Nikah di Kukar Turun 46 Persen, Kehamilan di Luar Nikah Jadi Alasan Terbanyak

5 Agustus 2026 - 16:12 WITA

dispensasi nikah di Kukar

PHK di Kukar Capai 2.496 Orang hingga Juli 2026, Tambang Batu Bara Mendominasi

4 Agustus 2026 - 20:53 WITA

PHK di Kukar 2026

Polres Kukar Tegaskan Penyidikan Dugaan Penyimpangan Honor Non-ASN Bukan Pelimpahan Kejati

4 Agustus 2026 - 16:49 WITA

penyidikan honor non-ASN Disdikbud Kukar

Dugaan Keracunan MBG Sebulu, Satgas Siaga 24 Jam di Puskesmas

3 Agustus 2026 - 20:55 WITA

MBG Sebulu
Trending di Peristiwa