Menu

Mode Gelap

Advertorial · 30 Sep 2025 16:48 WITA

Pelatihan Pengelolaan Sampah di Kukar Libatkan 200 Anggota PKK dan DWP


Sekretaris DLHK Kukar, Taufik. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Sekretaris DLHK Kukar, Taufik. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pelatihan pengelolaan sampah di Kukar kembali menegaskan peran perempuan sebagai garda depan menjaga lingkungan. Melalui kegiatan ini, DLHK Kukar mengajak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) untuk memperkuat gerakan mengurangi sampah sejak dari rumah tangga.

Sekretaris DLHK Kukar, Taufik, menjelaskan bahwa keterlibatan PKK dan DWP bukan hal baru. Kedua organisasi perempuan ini sudah lama menjadi mitra strategis dalam program pengelolaan lingkungan.

“Sejumlah kegiatan sebelumnya juga selalu melibatkan mereka. Jadi wajar kalau peran PKK dan DWP berlanjut dalam program pengelolaan sampah,” ujar Taufik.

Sekitar 200 peserta, mayoritas dari PKK dan DWP, mengikuti pelatihan pada Selasa (30/9/2025). Jumlah peserta ini bahkan melampaui undangan resmi yang panitia sebarkan.

Dalam sesi pelatihan, peserta memperoleh materi praktis mengenai cara memilah sampah rumah tangga. Fasilitator menekankan pentingnya mengurangi volume sampah sejak dari sumber, sehingga tidak menumpuk di tempat pembuangan akhir.

“Harapannya, para ibu bisa langsung menerapkan keterampilan ini di rumah maupun di lingkungan sekitar,” tambah Taufik.

DLHK Kukar menilai peran organisasi perempuan sangat penting. Mereka berhubungan langsung dengan pengelolaan rumah tangga sehari-hari. Karena itu, pesan tentang pengurangan sampah lebih cepat menyebar melalui jaringan PKK dan DWP.

Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan peserta, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan dukungan perempuan, DLHK Kukar optimistis gerakan pengurangan sampah dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Pelatihan pengelolaan sampah di Kukar pun menjadi contoh nyata kolaborasi pemerintah dan organisasi perempuan dalam menjaga lingkungan. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk mengelola sampah lebih bijak. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

DPRD Kukar Dorong Penelusuran Alur Dana Honor Guru Non-ASN hingga BPKAD

11 September 2026 - 12:18 WITA

Honor Guru Non-ASN Kukar Tertunda Tiga Bulan, Disdikbud Minta Sekolah Segera Validasi Data

10 September 2026 - 15:22 WITA

Beseprah Kukar Resmi Jadi WBTB, Tradisi Kesetaraan Didorong Tetap Lestari

10 September 2026 - 15:05 WITA

Distanak Kukar Ungkap Alasan Benih Padi Ditebar Langsung di Danau Semayang

9 September 2026 - 17:33 WITA

Sidang Kasus Etomidate Mantan Kasat Narkoba Kukar, Jaksa Hadirkan Tiga Saksi

9 September 2026 - 15:58 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru