Menu ✖

Mode Gelap

Diskominfo Kutai Kartanegara · 14 Nov 2024 16:05 WITA

Pembangunan Patung Soekarno dan Ruang Terbuka Hijau di Sanga-sanga Berlanjut


 Patung Soekarno (ditutup kain) yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Sanga Sanga. (Rizka/Okeborneo) Perbesar

Patung Soekarno (ditutup kain) yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Sanga Sanga. (Rizka/Okeborneo)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Kecamatan Sanga-sanga, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat identitasnya sebagai kota bersejarah melalui pembangunan patung Sang Proklamator, Soekarno, yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Sanga-sanga. Pembangunan ini menjadi salah satu langkah untuk memperingati perjuangan heroik masyarakat setempat dalam mengusir kolonial Belanda pada 27 Januari 1947.

Saat ditemui di kantornya, Camat Sanga-sanga, Dachriansyah menjelaskan bahwa patung tersebut sudah selesai dibangun dan kini fokus beralih pada pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) di sekitarnya. “Progres pembangunan patung dan bangunan utamanya sudah selesai. Patung Soekarno sudah berdiri. Saat ini, kami menyelesaikan area RTH di sekitarnya,” ujar Dachriansyah, Kamis (14/11/2024).

Selain itu, ia juga menambahkan, proses penyemenan RTH sedang dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan ditargetkan selesai pada tahun ini. Sebelum nantinya dilanjutkan dengan tahap penghijauan dengan penanaman pohon dan taman untuk mempercantik kawasan.

Lebih lanjut, pembangunan RTH ini juga dirancang agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. Di mana usulan ini juga telah disampaikan oleh Dachriansyah kepada Dinas PU agar area tersebut menyediakan ruang bagi pelaku usaha kecil menengah (UMKM). “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan RTH ini sebagai tempat mencari nafkah. Namun, karena ini ruang terbuka hijau, mungkin wadahnya bersifat semi permanen, seperti tenda-tenda,” jelasnya.

Lokasi taman yang strategis diharapkan menjadi pusat aktivitas publik baru di Sanga Sanga. Karena menurut Dachriansyah, kawasan ini memiliki potensi besar untuk menjadi daya tarik masyarakat lokal maupun pengunjung dari luar daerah.

Ke depannya, pemerintah kecamatan juga berencana untuk memindahkan kegiatan tahunan Expo Merah Putih ke area RTH ini pada Januari mendatang, menggantikan lokasi sebelumnya di Lapangan Merah Putih yang dinilai sudah tidak memadai untuk diadakannya acara besar.

Meski begitu, Dachriansyah juga menyampaikan beberapa kendala dalam proses pembangunan, terutama terkait pengaturan teknis dengan Dinas PU. Namun, pihaknya optimis bahwa area RTH dengan luas total 1,2 hektare ini dapat dimanfaatkan secara bertahap, mulai dari acara expo hingga ruang publik yang lebih fungsional.

Dengan rampungnya patung Soekarno dan pengembangan RTH, Sanga-sanga semakin memperkokoh posisinya sebagai ‘Kota Pahlawan’ di Kalimantan Timur. Proyek ini tidak hanya menjadi simbol sejarah, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. (adv/diskominfokukar/rl/ob1/ef)

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Aulia Pastikan Bonus Atlet Kukar Minimal Setara Periode Sebelumnya, Siap Samakan dengan Daerah Tertinggi

31 Oktober 2026 - 17:59 WITA

Lepas 2.503 Kontingen, Aulia Targetkan Kukar Juara Umum di Lima Ajang Olahraga Kaltim 2026

31 Oktober 2026 - 17:57 WITA

Tak Cukup Terangi Pusat Desa, Pemkab Kukar Sasar Permukiman Terpencil Lewat PLTS Komunal

30 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Aulia Ingin Kekayaan Alam Kukar Beri Manfaat Lebih Besar bagi Daerah

30 Oktober 2026 - 20:48 WITA

Bukan Sekadar Bangun Infrastruktur, Pemkab Kukar Prioritaskan Akses Pendidikan dan Kesehatan

30 Oktober 2026 - 19:55 WITA

Sekda Kukar Dorong Kolaborasi Korpri dan PWRI, Pensiunan ASN Tetap Aktif di Masyarakat

29 Oktober 2026 - 17:48 WITA

Trending di Advertorial