okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) akan memulai pembangunan pabrik minyak makan merah di Desa Kelekat, Kecamatan Kembang Janggut pada tahun 2025 mendatang. Proyek strategis ini dirancang untuk mengembangkan sektor industri lokal sekaligus mendorong peningkatan perekonomian daerah.
Pembangunan pabrik minyak makan merah ini disambut positif oleh berbagai pihak, termasuk Anggota DPRD Kukar dari Daerah Pemilihan (Dapil) VI, Taufik Ridianur. Ia menilai proyek ini sebagai langkah strategis yang patut didukung penuh, mengingat potensinya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi wilayah.
“Pembangunan pabrik ini adalah langkah strategis dan perlu didukung penuh karena berpotensi besar bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.
Taufik menekankan pentingnya dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar, terutama dalam hal pembukaan lapangan kerja. Ia berharap perusahaan yang akan mengelola pabrik tersebut memprioritaskan tenaga kerja lokal guna meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat.
“Dukungan ini dalam artian luas, kelak pabrik itu harus melibatkan putra-putri lokal yang berada di sana untuk menjadi tenaga kerja, sehingga dapat memberi dampak positif,” tegasnya.
Taufik juga menyatakan komitmennya untuk mengawal jalannya pembangunan hingga selesai. Menurutnya, keberadaan pabrik ini akan menjadi salah satu aset penting bagi Desa Kelekat dan Kecamatan Kembang Janggut untuk meningkatkan daya saing lokal dalam sektor industri.
Pembangunan pabrik minyak makan merah ini diharapkan dapat menjadi penggerak baru ekonomi lokal, memberikan nilai tambah pada hasil pertanian setempat, dan mendorong terciptanya ekosistem industri yang lebih mandiri di Kabupaten Kutai Kartanegara.(adv/dprdkukar/atr/ob1/ef)








