Menu

Mode Gelap

Advertorial · 19 Nov 2025 09:34 WITA

Pencairan Beasiswa Kukar Idaman, Pemkab Jelaskan Mekanisme di Hadapan Mahasiswa


Mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait pencairan beasiswa di depan Kantor Bupati Kukar. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait pencairan beasiswa di depan Kantor Bupati Kukar. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mendatangi Halaman Kantor Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (18/11/2025). Mereka menuntut kejelasan terkait pencairan Beasiswa Kukar Idaman yang hingga kini masih belum diterima oleh sebagian penerimanya.

Aksi berlangsung damai, diiringi orasi dan penyampaian aspirasi secara terbuka di hadapan pejabat yang hadir.

Menanggapi aksi tersebut, Asisten II Setkab Kukar, M Taufik Hidayat, turun langsung menemui massa mahasiswa. Ia menyampaikan apresiasi karena para mahasiswa tetap membuka ruang dialog meski Bupati dan Wakil Bupati Kukar sedang berada di luar daerah untuk menjalankan tugas pemerintahan.

“Kami bersyukur adik-adik mahasiswa tetap bersedia bertemu dan mendengarkan penjelasan dari kami,” ujarnya.

Taufik menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan kelanjutan dari koordinasi sebelumnya. Ia menegaskan bahwa sebagian penerima sudah memperoleh beasiswa tahap kedua, sementara sisanya masih dalam proses pencairan. Menurutnya, pemerintah terus memastikan agar seluruh hak mahasiswa dapat tersalurkan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Alhamdulillah, prosesnya berjalan dan sebagian sudah menerima,” tambahnya.

Selain itu, Taufik menilai kritik yang disampaikan mahasiswa merupakan hal positif dan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah. Ia mengatakan bahwa masukan dari mahasiswa sangat diperlukan untuk memperbaiki pelayanan publik.

“Tanpa kritik, mungkin ada hal-hal yang belum terlihat. Justru dengan aksi ini, kami semakin terpacu untuk mempercepat proses pelayanan,” tegasnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setkab Kukar, Dedy Irwan Fahreza, menjelaskan salah satu persoalan utama yang menyebabkan keterlambatan pencairan adalah keberadaan rekening dormant atau rekening tidak aktif. Ia memastikan bahwa Pemkab Kukar akan segera memberikan informasi resmi melalui website dan kanal media pemerintah, termasuk mencantumkan PIC yang dapat dihubungi penerima.

“Mahasiswa dan pelajar yang rekeningnya dormant bisa langsung koordinasi dengan PIC tersebut,” jelasnya.

Dedy menambahkan, bagi penerima beasiswa yang saat ini berada di luar daerah, mereka disarankan membuka rekening baru terlebih dahulu. Dana beasiswa tetap akan masuk, namun pencairannya baru bisa dilakukan setelah pemilik rekening mengaktifkannya secara langsung di bank.

“Secara normatif, dana sudah keluar dari kas daerah, tetapi tidak dapat diambil sebelum rekening diaktifkan,” terangnya. Hingga kini, tercatat sekitar 175 rekening berstatus dormant dari total 4.015 penerima.

Menutup penjelasan, Dedy memastikan pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait regulasi beasiswa jelang tahun 2025. Termasuk kemungkinan penyesuaian mekanisme pendaftaran, khususnya bagi penerima dari keluarga prasejahtera agar lebih tepat sasaran.

“Semua masukan hari ini menjadi bahan penting untuk penyempurnaan sistem beasiswa di tahun depan,” katanya. (adv/prokomkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hendra Pimpin Karang Taruna Kaltim, Ketahanan Pangan Jadi Fokus Program

12 Mei 2026 - 18:47 WITA

karang taruna kaltim

Bupati Aulia Jawab Ancaman Boikot Fraksi PDIP, Klaim Pemkab Siapkan Bantuan untuk 2.662 Santri

12 Mei 2026 - 18:01 WITA

bupati aulia

Karang Taruna Disebut Punya Struktur Kuat hingga RT, Bupati Aulia Dorong Peran Pemuda Daerah

12 Mei 2026 - 14:43 WITA

Karang taruna kaltim

Paripurna DPRD Kukar Bisa Pakai Bahasa Kutai, Raperda Perlindungan Bahasa Disahkan

11 Mei 2026 - 23:18 WITA

Bahasa Kutai

Raperda Pesantren Belum Masuk Paripurna, Fraksi PDIP Kukar Ancam Boikot Kebijakan Bupati

11 Mei 2026 - 19:27 WITA

Raperda Pesantren Kukar

116 Mahasiswa FEB Unikarta Dampingi UMKM Desa Bhuana Jaya

11 Mei 2026 - 12:01 WITA

FEB Unikarta
Trending di Pendidikan