Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 10 Okt 2025 19:48 WITA

Pengawasan Lingkungan Kukar Ditingkatkan, DLHK Andalkan Sistem Pelaporan Daring


 Pramudia Wisnu, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLHK Kukar. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Pramudia Wisnu, Pengendali Dampak Lingkungan Ahli Muda DLHK Kukar. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pengawasan lingkungan di Kutai Kartanegara terus ditingkatkan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar kini memperkuat sistem pengawasan terhadap perusahaan yang berpotensi berdampak pada lingkungan, sejalan dengan program prioritas Pemkab Kukar Dedikasi Kukar Idaman Terbaik melalui kegiatan Jaga Lingkungan Lestari.

Lalu Rizal Hadi, Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, mengatakan bahwa pengawasan lingkungan dilakukan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan Peraturan Menteri LHK Nomor 14 Tahun 2024.

“DLHK akan membuat profil perusahaan dan mengklasifikasikan mana yang diawasi langsung serta mana yang melalui pengawasan tidak langsung,” jelas Rizal di Tenggarong.

Tahun ini, DLHK menargetkan pengawasan langsung terhadap 125 perusahaan. Namun hingga saat ini, baru 35 perusahaan yang sudah diawasi. Menurut Rizal, keterbatasan personel dan anggaran menjadi tantangan utama. “Personel pengawas kita hanya sembilan orang. Jadi, tidak semua perusahaan bisa dipantau satu per satu,” katanya.

Untuk mengatasi kendala itu, DLHK Kukar mengoptimalkan pengawasan tidak langsung melalui Sistem Pelaporan Elektronik (Simpel). Melalui sistem daring ini, perusahaan wajib melaporkan data kepatuhan lingkungan secara berkala. Laporan tersebut diverifikasi dan dievaluasi oleh tim pengawas sebelum ditindaklanjuti di lapangan.

Dengan metode ini, pengawasan lingkungan tetap berjalan efektif meski jumlah pengawas terbatas. Rizal menilai sistem digital mampu mempercepat proses evaluasi sekaligus meningkatkan akuntabilitas perusahaan. “Simpel membantu kami memantau aktivitas perusahaan tanpa harus selalu turun ke lokasi,” ujarnya.

DLHK Kukar juga berencana memperluas jangkauan pengawasan pada tahun berikutnya. Peningkatan kapasitas pengawas serta penyesuaian strategi diharapkan mampu mengoptimalkan hasil. “Tahun depan akan kita tingkatkan lagi sesuai kemampuan anggaran dan strategi yang ada,” tegasnya.

Program pengawasan lingkungan berbasis elektronik ini menjadi bukti komitmen Pemkab Kukar dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. DLHK berharap langkah tersebut mampu membangun kesadaran kolektif perusahaan untuk bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Arbizz Space Batasi Wahana Permainan, Maksimal 40 Unit saat Akhir Pekan

28 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Pemkab Kukar Alokasikan Anggaran Umrah Gratis bagi Pemuka Agama Mulai 2027

28 Oktober 2026 - 14:48 WITA

Kukar Idaman Terbaik Dorong Solusi Air Bersih hingga Wilayah Pesisir

28 Oktober 2026 - 14:47 WITA

RT-KU Terbaik Jadi Langkah Kukar Perkuat Infrastruktur Digital hingga Permukiman

28 Oktober 2026 - 14:31 WITA

Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Kukar Ajak Generasi Muda Terlibat Aktif dalam Pembangunan

28 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Tabang Masih Kerap Padam, Bupati Kukar Dorong Pemerataan Manfaat Batu Bara Lewat PLTU

27 Oktober 2026 - 20:26 WITA

Trending di Advertorial