Menu

Mode Gelap

Advertorial · 30 Sep 2025 12:38 WITA

Perempuan Kukar Didorong Jadi Garda Depan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga


Ketua DWP Kukar, Yulaikah Sunggono, menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga pada kegiatan Aksi Nyata Kelola Sampah di Kantor DLHK Kukar, Selasa (30/9/2025). (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Ketua DWP Kukar, Yulaikah Sunggono, menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam pengelolaan sampah rumah tangga pada kegiatan Aksi Nyata Kelola Sampah di Kantor DLHK Kukar, Selasa (30/9/2025). (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kutai Kartanegara (Kukar), Yulaikah Sunggono, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Ia menyampaikan pesan itu dalam kegiatan Aksi Nyata Kelola Sampah hasil kolaborasi DLHK Kukar, DWP, dan PKK, Selasa (30/9/2025).

Menurut Yulaikah, perempuan sebagai ibu dan istri berada di posisi strategis untuk membangun kebiasaan peduli lingkungan sejak dari keluarga. “Perubahan besar bisa dimulai dari rumah. Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa perempuan mampu menjadi agen perubahan,” ujarnya di hadapan peserta.

Perwakilan Dharma Wanita dan PKK dari berbagai kecamatan mengikuti pelatihan ini. Meski jumlah peserta terbatas, Yulaikah berharap mereka menyebarkan kembali ilmu yang mereka peroleh ke lingkungan masing-masing. “Harapannya, yang hadir bisa menularkan pengetahuan ini kepada anggota lain, sehingga manfaatnya meluas,” tambahnya.

Ia juga mengapresiasi langkah kolaboratif DLHK, PKK, dan DWP dalam mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan. Menurutnya, sinergi lintas organisasi ini merupakan bagian penting untuk mendukung program Kukar bersih, lestari, dan menuju konsep zero waste.

Kolaborasi ini tidak hanya sebatas seremoni. Melainkan, upaya konkret membangun kesadaran publik akan pentingnya memilah, mengurangi, dan mendaur ulang sampah rumah tangga. Pemerintah daerah melalui DLHK menyiapkan program pendampingan. Sementara, organisasi perempuan berperan sebagai ujung tombak dalam menyebarkan praktik ramah lingkungan ke masyarakat.

Dengan langkah ini, diharapkan pengelolaan sampah di Kukar tidak lagi sekadar bergantung pada fasilitas pemerintah, tetapi tumbuh menjadi gerakan bersama dari tingkat keluarga hingga komunitas. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Seragam Gratis di Kukar, DPRD Ingatkan Sekolah Jangan Tarik Pungutan

13 Juli 2026 - 17:46 WITA

seragam gratis kukar

Bupati Kukar Pastikan Bantuan Perlengkapan Sekolah bagi Siswa Baru Tetap Berjalan

13 Juli 2026 - 17:34 WITA

Bantuan Perlengkapan Sekolah

Jendela Belakang Dicongkel, Laptop hingga Tabung Gas Raib dari Rumah di Muara Kaman

11 Juli 2026 - 18:31 WITA

Muara Kaman

Puratanabhumi, Cara Petala Menyuarakan Tanah Tua Kutai lewat Musik

11 Juli 2026 - 18:10 WITA

Petala

Petani Sungai Merdeka Dipanggil, DPRD Dorong Pertemuan Ulang dengan OIKN

10 Juli 2026 - 19:58 WITA

Petani Sungai Merdeka

Efisiensi Anggaran, Dispar Kukar Prioritaskan Erau dan Evaluasi Agenda Wisata 2026

10 Juli 2026 - 15:15 WITA

Erau 2026
Trending di Pariwisata