Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 16 Apr 2026 13:55 WITA

Petani Sangasanga Tak Lagi Jual Murah, Koperasi Baru Disiapkan Jadi Gudang Distribusi


Sekda Kukar Sunggono memberikan sambutan saat peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sangasanga Muara, Selasa (14/4/2026). (Istimewa) Perbesar

Sekda Kukar Sunggono memberikan sambutan saat peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih di Kelurahan Sangasanga Muara, Selasa (14/4/2026). (Istimewa)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Petani di Kelurahan Sangasanga Muara, Kecamatan Sangasanga, selama ini belum memiliki fasilitas penyimpanan dan distribusi yang memadai untuk hasil pertanian mereka. Kondisi itu membuat sebagian hasil panen harus segera dijual, kerap tanpa nilai tawar yang optimal.

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara kini membangun Koperasi Merah Putih yang disiapkan sebagai pusat distribusi sekaligus gudang hasil pertanian warga. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, Selasa (14/4/2026).

Gedung koperasi tersebut berdiri di atas lahan hibah seluas 1.500 meter persegi dari pihak swasta. Bangunan berukuran 20 x 30 meter itu ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga bulan.

Selain difungsikan sebagai gudang hasil pertanian, koperasi ini juga dirancang untuk mendukung aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Sangasanga. Fasilitas ini diharapkan menjadi titik pengumpulan dan distribusi produk warga sebelum dipasarkan lebih luas.

Sekretaris Kecamatan Sangasanga, Sudarmadi, menyebut pembangunan ini merupakan koperasi keempat yang berdiri di wilayah tersebut. Proses pengerjaan melibatkan kerja sama antara masyarakat dan jajaran TNI melalui program karya bakti.

Dalam sambutan tertulis Bupati Kukar yang dibacakan Sunggono, disampaikan bahwa keberadaan koperasi ditujukan untuk mendukung aktivitas ekonomi warga secara langsung. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan koperasi agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Keberadaan koperasi ini untuk masyarakat. Pengelolaannya juga harus melibatkan warga agar benar-benar dimanfaatkan,” ujarnya.

Program pembangunan koperasi ini merupakan bagian dari rencana Pemkab Kukar untuk memperluas jaringan ekonomi berbasis desa dan kelurahan. Sejumlah koperasi telah dibangun, sementara lainnya masih dalam tahap perencanaan.

Di Sangasanga, koperasi tersebut akan digunakan sebagai tempat penyimpanan dan distribusi hasil pertanian serta mendukung aktivitas ekonomi warga setempat. (atr/bby)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

DPRD Kukar Dorong Penelusuran Alur Dana Honor Guru Non-ASN hingga BPKAD

11 September 2026 - 12:18 WITA

Honor Guru Non-ASN Kukar Tertunda Tiga Bulan, Disdikbud Minta Sekolah Segera Validasi Data

10 September 2026 - 15:22 WITA

Beseprah Kukar Resmi Jadi WBTB, Tradisi Kesetaraan Didorong Tetap Lestari

10 September 2026 - 15:05 WITA

Distanak Kukar Ungkap Alasan Benih Padi Ditebar Langsung di Danau Semayang

9 September 2026 - 17:33 WITA

Sidang Kasus Etomidate Mantan Kasat Narkoba Kukar, Jaksa Hadirkan Tiga Saksi

9 September 2026 - 15:58 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru