okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Petani di Kelurahan Sangasanga Muara, Kecamatan Sangasanga, selama ini belum memiliki fasilitas penyimpanan dan distribusi yang memadai untuk hasil pertanian mereka. Kondisi itu membuat sebagian hasil panen harus segera dijual, kerap tanpa nilai tawar yang optimal.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara kini membangun Koperasi Merah Putih yang disiapkan sebagai pusat distribusi sekaligus gudang hasil pertanian warga. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, Selasa (14/4/2026).
Gedung koperasi tersebut berdiri di atas lahan hibah seluas 1.500 meter persegi dari pihak swasta. Bangunan berukuran 20 x 30 meter itu ditargetkan rampung dalam waktu sekitar tiga bulan.
Selain difungsikan sebagai gudang hasil pertanian, koperasi ini juga dirancang untuk mendukung aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Sangasanga. Fasilitas ini diharapkan menjadi titik pengumpulan dan distribusi produk warga sebelum dipasarkan lebih luas.
Sekretaris Kecamatan Sangasanga, Sudarmadi, menyebut pembangunan ini merupakan koperasi keempat yang berdiri di wilayah tersebut. Proses pengerjaan melibatkan kerja sama antara masyarakat dan jajaran TNI melalui program karya bakti.
Dalam sambutan tertulis Bupati Kukar yang dibacakan Sunggono, disampaikan bahwa keberadaan koperasi ditujukan untuk mendukung aktivitas ekonomi warga secara langsung. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan koperasi agar fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Keberadaan koperasi ini untuk masyarakat. Pengelolaannya juga harus melibatkan warga agar benar-benar dimanfaatkan,” ujarnya.
Program pembangunan koperasi ini merupakan bagian dari rencana Pemkab Kukar untuk memperluas jaringan ekonomi berbasis desa dan kelurahan. Sejumlah koperasi telah dibangun, sementara lainnya masih dalam tahap perencanaan.
Di Sangasanga, koperasi tersebut akan digunakan sebagai tempat penyimpanan dan distribusi hasil pertanian serta mendukung aktivitas ekonomi warga setempat. (atr/bby)








