Menu

Mode Gelap

Advertorial · 22 Sep 2025 17:27 WITA

Produk Kelompok Wanita Tani Kukar Ramaikan Stand Distanak di Expo KTNA


Staf Bagian Umum dan Tatalaksana Distanak Kukar, Ita Purnama Sari. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Staf Bagian Umum dan Tatalaksana Distanak Kukar, Ita Purnama Sari. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Stand Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara ikut meramaikan Expo dan Rembuk KTNA Nasional 2025 di Tenggarong, Sabtu (20/9/2025). Beragam produk olahan kelompok wanita tani (KWT) dipamerkan, mulai dari beras lokal, melon gold, hingga makanan khas berbahan hasil pertanian Kukar.

Staf Bagian Umum dan Tata Laksana Distanak Kukar, Ita Purnama Sari, menjelaskan bahwa produk yang ditampilkan merupakan hasil kerja nyata para petani, khususnya perempuan yang tergabung dalam KWT. “Ada melon gold, beras, dan berbagai macam produk lainnya. Semua yang dijajakan di sini merupakan produk kelompok wanita tani dari Kukar,” ujarnya.

Persiapan menghadirkan stand ini, kata Ita, membutuhkan waktu sekitar tiga hari. Ia menegaskan, keterlibatan Distanak dalam ajang nasional ini bukan sekadar pelengkap, melainkan bentuk dukungan terhadap KTNA sekaligus sarana promosi hasil pertanian daerah. “Karena kami bagian dari KTNA, kami merasa sangat terbantu. Apalagi KTNA dan KWT sama-sama punya peran penting dalam mendukung pertanian di Kukar,” imbuhnya.

Expo dan Rembuk KTNA Nasional 2025 di Kukar tidak hanya menampilkan inovasi produk pertanian, tetapi juga menjadi ajang memperkuat jaringan pasar. Kehadiran stand Distanak dengan menonjolkan produk KWT diharapkan mampu memperluas akses penjualan sekaligus memberi semangat baru bagi kelompok perempuan untuk terus berinovasi.

Produk yang dipamerkan bukan hanya menunjukkan kualitas hasil pertanian, tetapi juga keberhasilan pemberdayaan perempuan. KWT terbukti mampu mengolah hasil panen menjadi produk bernilai tambah, sehingga berkontribusi nyata pada perekonomian rumah tangga petani.

“Harapannya, produk dari KWT Kukar bisa semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga menembus pasar regional bahkan nasional,” tutup Ita. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Rahmat Dermawan Usul Pedagang Tahura Direlokasi ke Lahan Pemkab KM 50

30 April 2026 - 19:52 WITA

Pedagang Tahura

Terancam Sanksi Pidana, Warga Warung Panjang Minta Kejelasan Nasib di Tahura KM 54

30 April 2026 - 14:06 WITA

warga warung panjang

63 Pasangan di Kukar Akhirnya Dapat Legalitas Pernikahan Tanpa Biaya APBD

29 April 2026 - 20:38 WITA

legalitas pernikahan

Pedagang Tahura KM 54 Terancam Ditertibkan, Rendi Solihin Siap Pasang Badan

29 April 2026 - 09:41 WITA

Pedagang Tahura KM 54

Air PDAM Tenggarong Ditarget Lebih Deras, Kapasitas Bekotok Naik Jadi 250 Liter per Detik

28 April 2026 - 16:49 WITA

Air PDAM Tenggarong

Tembus Rawa, Jalan Baru Kukar-Kutim Mulai Dibangun Tanpa APBD

28 April 2026 - 16:38 WITA

jalan baru kukar-kutim
Trending di Pemerintahan