Menu

Mode Gelap

Advertorial · 4 Nov 2025 19:21 WITA

Program 100 Ribu Petani dan Nelayan Produktif Kukar Dimulai 2026


Infografis: Ozzy/Okeborneo.com Perbesar

Infografis: Ozzy/Okeborneo.com

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus memperkuat sektor pangan dan ekonomi masyarakat desa melalui program besar Kukar Idaman Terbaik.

Salah satu sasaran utama dari program ini adalah mendorong 100 ribu petani dan nelayan produktif agar bisa menikmati berbagai dukungan dan fasilitas pemberdayaan hingga tahun 2029.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, mengatakan saat ini program tersebut sedang diformulasikan secara detail melalui penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) sebagai dasar teknis pelaksanaan di lapangan.

“Pembahasan sudah berjalan di Bappeda, dan kini kami menyiapkan Perbup agar pelaksanaannya memiliki pedoman yang jelas dan terarah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, program ini tidak hanya menyasar peningkatan produksi pertanian dan perikanan, tetapi juga membangun ketangguhan para pelaku usaha pangan di tingkat desa.

Distanak Kukar menggandeng berbagai bidang seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan ketahanan pangan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.

Tahapan pelaksanaan meliputi sosialisasi, pembinaan kelompok tani dan nelayan, serta pemberian bantuan produktif berupa sarana, prasarana, dan pendampingan teknis.
“Bantuan tidak hanya berbentuk alat atau bibit, tetapi juga peningkatan kapasitas agar mereka bisa mandiri secara ekonomi,” ujar Taufik.

Untuk memastikan keberlanjutan program, Pemkab Kukar akan menyesuaikan pendanaan dengan kemampuan keuangan daerah yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029.
Tahun 2026 menjadi titik awal dengan target 20 ribu petani dan nelayan produktif per tahun, hingga total mencapai 100 ribu penerima manfaat dalam lima tahun.

“Fokusnya adalah peningkatan produksi tanaman pangan, hortikultura, dan perikanan. Semua diarahkan agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Menurut Taufik, keberhasilan program ini akan memperkuat peran Kukar sebagai lumbung pangan strategis di Kalimantan Timur, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. (adv/prokomkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hetifah Dorong Data Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Kebijakan yang Lebih Tepat Sasaran

14 September 2026 - 16:09 WITA

SIGAP UMKM, Diskop UKM Kukar Perkuat Pembinaan Usaha Mikro Berbasis Kebutuhan

14 September 2026 - 12:35 WITA

Dugaan Mortir Sisa Perang Ditemukan di Dasar Sungai Mahakam Samarinda

14 September 2026 - 12:33 WITA

Pendapatan Koperasi Senyiur Indah Dialokasikan untuk Bangun 42 Rumah Karyawan

11 September 2026 - 12:20 WITA

DPRD Kukar Dorong Penelusuran Alur Dana Honor Guru Non-ASN hingga BPKAD

11 September 2026 - 12:18 WITA

Honor Guru Non-ASN Kukar Tertunda Tiga Bulan, Disdikbud Minta Sekolah Segera Validasi Data

10 September 2026 - 15:22 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru