Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 10 Nov 2023 15:22 WITA

Sambut Pemilu 2024, Disdukcapil Mulai Bersihkan Data Warga Meninggal


 Sambut Pemilu 2024, Disdukcapil Mulai Bersihkan Data Warga Meninggal Perbesar

Ktp-el (iluatrasi)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA- Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Kartanegara tengah berupaya melakukan pembersihan data pemilih yang sudah meninggal dunia.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka menyambut pesta demokrasi atau Pemilihan umum (Pemilu) legislatif dan Pemilihan Presiden-Wakil Presiden Republik Indonesia akan digelar pada Februari 2024.

Disdukcapil Kukar pun telah melakukan sejumlah persiapan. Salah satunya melakukan pembaharuan data penduduk kabupaten secara berkala untuk memastikan daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu tahun depan.

Kepala Disdukcapil Kukar, Muhammad Iryanto, menjelaskan pembersihan data pemilih yang sudah meninggal dunia dilakukan agar warga yang telah wafat tidak lagi masuk ke dalam DPT.

Sebagai cara penghapusan data, Disdukcapil bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar. Tercatat oleh pihaknya, sepanjang 2023, setidaknya ada 7.889 data warga yang dihapus, karena telah meninggal dunia.

“Yang paling fokus sekarang ini menjadi perhatian kita menjelang Pemilu 2024, kita lebih kepada membersihkan data pemilih yang sudah meninggal dunia,” ujarnya, Selasa (24/10/2023).

Iryanto pun menyebut, bila data kependudukan bagi warga yang wafat tidak dihapus, akan menyebabkan sejumlah persoalan.

Hal ini akan membuat angka golput semakin tinggi, sekaligus menghindarkan hak suara itu digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Dulunya hal ini tidak dilakukan, oleh sebab itu kami coba lakukan sekarang. Karena kami ingin demokrasi jauh lebih baik dan tidak lepas dari arahan Bupati Kukar,” kata Iryanto.

Ia mengungkapkan, bahwa saat ini proses pendataan penduduk terus berlangsung. Hal tersebut sebagai upaya untuk memastikan jumlah penduduk dan DPT di daerah sesuai data.

“Sebab itu kami terus mendata penduduk Kukar, agar menjadi acuan daftar pemilih tetap untuk Pemilu tahun depan,” ungkapnya.

Selain itu, pencatatan jumlah penduduk secara akurat untuk mengantisipasi tidak sinkronnya data jumlah penduduk dan DPT.

Menurutnya, angka jumlah penduduk terus berubah setiap bulannya. Hal mendasar sebagai penyebabnya adalah perpindahan penduduk dan jumlah warga meninggal dunia. (Adv/diskominfokukar/atr

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Revitalisasi Pengelolaan Pantai Tanah Merah, Rendi Solihin Dorong Wisata Berkontribusi bagi PAD

2 November 2026 - 17:27 WITA

Lelang Waterboom Pulau Kumala Rampung, Kontrak Belum Diteken, Rendi Solihin Bakal Evaluasi

2 November 2026 - 17:26 WITA

Aulia Basri Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Profesi Wartawan

2 November 2026 - 12:25 WITA

Dispora Kukar Bekali Pengusaha Muda Kemampuan Digital, Dorong Usaha Lokal Naik Kelas

31 Oktober 2026 - 18:00 WITA

Aulia Pastikan Bonus Atlet Kukar Minimal Setara Periode Sebelumnya, Siap Samakan dengan Daerah Tertinggi

31 Oktober 2026 - 17:59 WITA

Lepas 2.503 Kontingen, Aulia Targetkan Kukar Juara Umum di Lima Ajang Olahraga Kaltim 2026

31 Oktober 2026 - 17:57 WITA

Trending di Advertorial