Menu

Mode Gelap

Advertorial · 23 Okt 2025 20:07 WITA

Sunggono Dorong Sinergi Lintas Sektor dalam Kebijakan Pengelolaan Sampah Kukar


Sekda Kukar Sunggono saat membacakan sambutan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri pada Rakor Kebijakan Pengelolaan Sampah di Samarinda. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Sekda Kukar Sunggono saat membacakan sambutan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri pada Rakor Kebijakan Pengelolaan Sampah di Samarinda. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, SAMARINDA – Pengelolaan sampah kini menjadi tantangan besar bagi daerah yang terus tumbuh pesat seperti Kutai Kartanegara. Untuk menjawab persoalan itu, Sekda Kukar Sunggono Kasnu membuka Rapat Koordinasi Kebijakan Pengelolaan Sampah di Hotel Midtown Samarinda, Kamis (23/10/2025), sebagai langkah memperkuat kolaborasi lintas sektor menuju tata kelola sampah berkelanjutan.

Sunggono, mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, menyampaikan bahwa persoalan sampah tidak bisa ditangani oleh satu pihak saja. Ia menegaskan, pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat, dunia usaha, dan akademisi agar kebijakan pengelolaan sampah benar-benar berjalan efektif.

“Alhamdulillah hari ini saya mewakili Bupati menyampaikan arah kebijakan pengelolaan sampah. Terima kasih kepada panitia yang telah menginisiasi forum ini untuk memperkuat pemahaman lintas sektor, dari kecamatan hingga pengelola sampah di masyarakat,” ujar Sunggono.

Rakor yang diinisiasi Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar ini menghadirkan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemprov Kaltim, unsur swasta, serta akademisi dari Balikpapan. Melalui forum tersebut, pemerintah ingin memastikan setiap wilayah di Kukar memiliki panduan operasional yang jelas dan terukur dalam pengelolaan sampah.

“Kegiatan ini penting karena menghadirkan banyak pihak. Kita ingin memastikan pengelolaan sampah di tingkat kecamatan dan kelurahan benar-benar sesuai standar, berdampak bagi masyarakat, dan melahirkan inovasi baru,” jelasnya.

Menurut Sunggono, pendekatan kolaboratif menjadi kunci agar kebijakan pengelolaan sampah tidak berhenti pada tataran administratif. Dengan sinergi antarlembaga, pemerintah dapat menciptakan sistem pengelolaan yang efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi hasil.

Ia juga menekankan bahwa kesadaran masyarakat memainkan peran besar dalam keberhasilan pengelolaan sampah. Pemerintah, kata dia, hanya bisa menjadi fasilitator dan pengarah, sementara perubahan nyata dimulai dari perilaku warga.

“Pengelolaan sampah bukan hanya tugas pemerintah. Semua pihak harus ikut berperan agar hasilnya nyata dan berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Kukar berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki komitmen yang sama untuk mewujudkan Kukar yang bersih, sehat, dan peduli lingkungan. (adv/dlhkkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kebakaran Jalan Pesut Kukar, Damkar Kerahkan Tujuh Unit dan Kuasai Api dalam 20 Menit

4 September 2026 - 21:47 WITA

Dana Kurang Salur Rp2,4 Triliun Belum Pasti Cair, Pemkab Kukar Koreksi APBD Perubahan 2026

4 September 2026 - 17:58 WITA

Kasus ISPA di Kukar Melonjak, Tembus 9.075 Kasus Selama Agustus

4 September 2026 - 15:40 WITA

PJJ Mulai Diterapkan Hari Ini di Sejumlah Wilayah Kukar, Sekolah Diberi Fleksibilitas

3 September 2026 - 14:28 WITA

Kukar Berlakukan PJJ untuk PAUD, SD, dan SMP Mulai 3 September Imbas Karhutla dan Kekeringan

2 September 2026 - 18:40 WITA

Kemarau Panjang, Kukar Gelar Salat Istisqa: Bupati Sebut Kekeringan hingga Asap Jadi Ancaman

2 September 2026 - 12:20 WITA

Trending di Pos-pos Terbaru