Menu ✖

Mode Gelap

Advertorial · 10 Sep 2025 12:52 WITA

Swasembada Pangan Kaltim Ditargetkan Tercapai pada 2026 dengan Produksi 400 Ribu Ton


 Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan target swasembada pangan Kaltim saat panen raya padi di Tenggarong. (Angga/okeborneo.com) Perbesar

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji menyampaikan target swasembada pangan Kaltim saat panen raya padi di Tenggarong. (Angga/okeborneo.com)

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Harapan swasembada pangan Kaltim semakin nyata. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menyebut produksi padi di daerah itu sudah melampaui 250 ribu ton per tahun. Pemerintah kini menargetkan produksi padi meningkat hingga 400 ribu ton pada 2026.

Dalam panen raya di Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong, hasil produksi padi tercatat di atas empat ton per hektare. Seno menilai capaian ini membuktikan program peningkatan produksi beras mulai menunjukkan hasil nyata.

“Kita berharap tahun depan Kaltim sudah bisa swasembada pangan. Target kita di atas 400 ribu ton setahun. Saat ini capaian terakhir sudah melampaui 250 ribu ton,” kata Seno usai panen raya, Rabu (10/9/2025).

Seno meminta petani terus bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan lahan sawah tetap produktif. Ia menegaskan kolaborasi menjadi kunci agar hasil pertanian stabil dan berkelanjutan. “Kami ingin semua petani bersama pemerintah memastikan sawahnya berproduksi dengan baik,” ujarnya.

Pemerintah Kaltim juga menyiapkan strategi intensifikasi pertanian. Saat ini lahan rata-rata hanya menghasilkan dua kali panen dalam setahun. Pemerintah menargetkan frekuensi panen naik menjadi tiga kali per tahun.

Selain itu, pemerintah akan memperkuat dukungan bagi petani. Bentuknya berupa penerapan teknologi pertanian modern, distribusi pupuk yang lebih lancar, serta perbaikan jaringan irigasi. Dengan langkah ini, pemerintah optimistis swasembada pangan Kaltim bisa segera tercapai.

Kutai Kartanegara tetap menjadi salah satu lumbung padi terbesar di Kalimantan Timur. Pemerintah yakin panen raya di Mangkurawang menjadi pijakan awal menuju kemandirian pangan yang kokoh bagi provinsi ini. (adv/distanakkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Brida Kukar Tekankan Kelengkapan Dokumen Inovasi OPD, Jadi Penentu Penilaian Indeks Daerah

24 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Dorong Kemandirian Ekonomi, Pemkab Kukar Minta Hak Konsesi Pertambangan dan Alokasi Gas ke Pusat

24 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Tingkatkan Perekonomian Daerah, Pemkab Kukar Bawa TPID Raih Juara Kalimantan 4 Tahun Beruntun dan Gulirkan Kredit Kukar Idaman

24 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Karhutla di Kukar, Aulia Koordinasi dengan BNPB Minta Bantuan Helikopter

23 Oktober 2026 - 20:55 WITA

Aulia Rahman Basri Tegaskan Gerakan Etam Mengaji Berlanjut, Kukar Bidik Juara Umum MTQ Kaltim

23 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Pejabat Administrator dan Pengawas Kukar Dilantik, Diminta Perkuat Kinerja dan Inovasi

23 Oktober 2026 - 20:50 WITA

Trending di Advertorial