Kepala Dishub Kukar, Ahmad Junaidi (angga/okeborneo.com)
okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA -Di tahun 2024 , Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali berencana menganggarkan pengadaan dua (2) unit bus angkutan sekolah. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Dishub Kukar, Akhmad Junaidi belum lama ini.
“Ditahun 2023 itu kami sudah anggarkan 6 unit bus angkutan sekolah dan itu sudah digunakan. Di tahun ini kami rencanakan 2 unit bus, ” ujar Junaidi.
Dijelaskan lebih lanjut, Junaidi menyebutkan memang tidak setiap Kecamatan atau Desa menerima bantuan ini. Melainkan wilayah-wilayah tertentu yang dianggap memenuhi kriteria untuk menerima bantuan berupa bus sekolah.
Misalnya di Kelurahan Loa Tebu, Desa Rapak Lambur Kecamatan Tenggarong, Desa Sungai Payang Kecamatan Loa Kulu. Kemudian, Kecamatan Kembang Janggut, Kota Bangun dan Muara Badak. Dengan adanya moda transportasi itu jelas mampu mengurangi angka penggunaan kendaraan bermotor di kalangan pelajar dan menekan angka kecelakaan.
“Lima unit angkutan pelajar dengan kapasitas sedang atau 30 kursi dan satu unit kapasitas 19 kursi,” kata Junaidi, Senin (5/2/2024).
Sedangkan untuk dua unit bus yang sedang dianggarkan, pihaknya belum memastikan kapasitas dari bus tersebut. Karena masih menunggu arahan dari bupati untuk proses penganggaran selanjutnya, termasuk juga akan disalurkan dimana bus-bus tersebut.
Kemudian Dishub akan melakukan survei untuk menentukan daerah tersebut layak mendapatkan bus pelajar atau tidak. Sebab ada beberapa kriteria yang dipenuhi. Di antaranya jumlah penumpang atau pelajar harus memenuhi, jalur rute angkutan pelajar hingga operasionalnya setiap bulannya.
“Ketika kami sudah memberikan masukan bahwa ini layak, biasanya Bupati menindaklanjuti untuk bisa melakukan penyerahan unit,” tutupnya.(atr)








