Menu

Mode Gelap

Advertorial · 19 Nov 2025 19:02 WITA

Talenta Seni Kukar Dibidik Tembus Event Nasional 2026


Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulada, memberi keterangan terkait strategi penguatan talenta seni lokal (Angga/okeborneo.com). Perbesar

Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulada, memberi keterangan terkait strategi penguatan talenta seni lokal (Angga/okeborneo.com).

okeborneo.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan arah baru dalam pengembangan sektor seni dan kreativitas daerah. Jika sebelumnya fokus bertumpu pada promosi destinasi, kini Dispar mulai memperkuat pembinaan talenta seni pertunjukan sebagai strategi memasuki industri hiburan nasional pada tahun 2026. Langkah ini dianggap penting, mengingat potensi seniman Kukar yang semakin terlihat di berbagai panggung luar daerah.

Perubahan orientasi tersebut tidak lepas dari meningkatnya eksposur para pelaku seni Kukar dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu momentum terbesar terjadi saat seniman daerah tampil di Yogyakarta pada pertengahan 2025. Keberhasilan itu dinilai sebagai titik balik yang membuktikan bahwa karya seni dari Kukar mampu diterima publik yang lebih luas.

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulada, menyebut bahwa penampilan di Obelix Sea View menjadi pengalaman penting bagi timnya. Kehadiran ribuan penonton saat itu membuka perspektif baru bahwa kualitas pertunjukan seniman Kukar dapat bersaing di panggung besar.

“Itu menunjukkan bahwa karya mereka mampu mendapat tempat di hati penonton,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Dispar melihat peluang tersebut sebagai pintu masuk untuk bergerak lebih strategis. Bagi Zikri, tantangan terbesar bukan hanya membuat talenta lokal tampil, tetapi memastikan mereka memiliki akses ke ekosistem industri musik dan pertunjukan nasional.

Karena itu, tahun 2026 disiapkan sebagai fase ekspansi untuk membawa pelaku seni Kukar lebih dekat dengan para penggerak industri kreatif Indonesia.

Sebagai tindak lanjut, Dispar tengah merancang roadmap yang menargetkan sejumlah festival dan event berskala besar. Prambanan Jazz, Pestapora, dan beberapa festival musik lainnya masuk dalam rencana sebagai wadah untuk mengenalkan seniman Kukar ke jaringan industri profesional. Fokusnya tidak lagi sekadar tampil, tetapi menciptakan peluang kolaborasi yang membuka perjalanan karier jangka panjang.

Zikri menegaskan bahwa strategi yang disiapkan akan mengedepankan kurasi yang ketat serta penguatan konsep pertunjukan. Hal ini dilakukan agar para performer dari Kukar memiliki karakter kuat dan kualitas yang layak bersaing di antara talenta nasional lainnya.

“Kita ingin mereka muncul bukan hanya sebagai pengisi acara, tetapi sebagai talenta yang diperhitungkan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kemajuan sektor ekonomi kreatif harus diukur dari dampaknya terhadap para pelaku seni, bukan hanya jumlah panggung yang berhasil diisi. Harapannya, Kukar dapat dikenal sebagai daerah yang tidak hanya kaya destinasi wisata, tetapi juga memiliki kekuatan seni pertunjukan yang mampu menarik perhatian skala nasional.

“Tujuan akhirnya jelas: talenta kita harus punya jalan untuk berkembang lebih jauh,” tutup Zikri. (adv/prokomkukar/atr)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sabu Disembunyikan di Rumah Walet, Pria di Muara Kaman Ditangkap Polisi

18 April 2026 - 18:10 WITA

sabu muara kaman

P3K Mundur Lebih Dihargai, Bupati Kukar: Daripada Terima Tapi Tak Pernah Datang

18 April 2026 - 16:55 WITA

P3K Kukar

Kratom Jadi Sumber Duit Baru, Kukar Produksi Ratusan Ton, Kaltara Siap Ikut

17 April 2026 - 17:48 WITA

kratom kukar

60 Persen Wilayah Batuah Masuk Kawasan IKN, Warga Diminta Patuhi Penertiban Hutan

17 April 2026 - 16:02 WITA

desa batuah

Sempat Ditutup karena Limbah, SPPG di Kukar Kini Beroperasi Lagi, Sudah Aman?

17 April 2026 - 15:16 WITA

SPPG Kukar

Harus Tinggalkan Rumah hingga Sewa Tempat Baru, P3K Kukar Pilih Resign

16 April 2026 - 18:46 WITA

P3K Kukar
Trending di Pemerintahan